SuaraJabar.id - Bupati Cianjur Herman Suherman meresmikan sebuah perusahaan yang perizinannya belum lengkap. Diduga, sang bupati telah dibohongi oleh pihak perusahaan.
Hal ini diketahui dari penelusuran yang dilakukan anggota Komisi A DPRD Cianjur Ujang Arba Sopyan saat melalukan inspeksi mendadak atau sidak.
“Iya betul kami temukan salah satu perusahaan yang izinnya belum lengkap, tetapi diresmikan Pak Bupati,” kata Ujang Arba Sopyan, Rabu (23/3/2022).
Ujang Arba Sopyan yang biasa dipanggil Arba menjelaskan, masih banyak perusahaan yang belum memenuhi standar perizinan yang berada di Kecamatan Mande.
“Kami turun ke lapangan bersama desa, kecamatan dan dinas, semuanya itu dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), agar perusahaan itu harus berizin lengkap,” katanya.
Semisal mulai dari izin yang berkaitan dengan bangunan, terutama izin lingkungan dan izin lalu lintas yang paling banyak dilanggar.
Pihaknya akan memberikan data perusahaan yang belum memenuhi perizinan secara lengkap, nantin direkomendasikan untuk diberi peringatan hingga penyegelan.
“Kalau tiga kali tidak diindahkan, maka Pemerintah Kabupaten Cianjur menindak tegas dengan menyegel bangunan perusahaan tersebut,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba