SuaraJabar.id - Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Bogor Raya menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para inohong atau pembina KMB Bogor Raya, yang dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Banten di Kota Bogor.
Pada kesempatan buka puasa bersama tersebut, KMB Bogor Raya menyatakan dukungan dan kesiapannya mengawal kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang pro terhadap masyarakat.
Ketua KMB Banten Bogor Raya Agung dalam dukungan yang turut dibacakan ulang oleh seluruh anggotanya mengapresiasi, kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang pada saat itu menjabat Kapolda Banten, selalu bersinergi dengan Keluarga Mahasiswa Banten.
Apalagi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan kenang-kenangan berupa rampak bedug, yang sampai saat ini masih dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan perlombaan.
"Kami Keluarga Mahasiswa Banten Bogor Raya siap bersinergi dengan TNI Polri, untuk menjaga kondusifitas NKRI," katanya.
Tidak hanya itu saja, KMB juga mengapresiasi kepada Presiden Jokowi yang melakukan pembangunan tol Serang-Panimbang Seksi 1 sepanjang 26,5 km menghubungkan Serang-Rangkasbitung.
"Tentunya, kami juga mengapresiasi kepada Presiden Jokowi terkait pembanguna infrastruktur jalan Tol di Banten, yang terus dilanjutkan," ucapnya.
Sebagai warga asli Banten, KMB juga meminta kepada pemerintah pusat untuk menyiapkan zona-zona industri di Banten, dalam rangka pertumbuhan ekomomi nasional.
"KMB mengapresiasi juga pemerintah pusat terutama TNI dan Polri dalam penanganan Covid-19. Kami sebagai mahasiswa meminta juga agar TNI Polri mengawal pemulihan ekonomi nasional," bebernya.
Baca Juga: Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban Perang Sarung di Mandalawangi Pandeglang
Terakhir, KMB Bogor Raya juga berterimakasih, kepada para pembimbing dan inohong yang sudah hadir pada acara buka puasa bersama ini.
"Kami dari KMB Bogor Raya berterimakasih, kepada para pembimbing dan inohong-inohong yang sudah memberikan masukan dalam penceraha di acara buka puasa bersama kali ini," tukasnya.
Sementara itu, Independent Commisioner Holding company of IPB University Ir Ahmad Muklis Yusuf berharap, KMB Bogor Raya bisa membuktikan bahwa lulusannya bisa juga bergelut di dunia pendidikan.
Hal yang sama diutarakan Prof. Dr. Ir. Dodi Nandika selaku Guru Besar IPB, dia berharap KMB Bogor Raya ini bisa mengisi dunia pendidikan.
"Lulusan KMB Bogor Raya ini sudah ada di politik, hukum juga, saya berharap kedepan ada anak KMB bisa jadi rektor di Universitas universitas, kuncinya mampu melakukan manajemen hati dan akal agar menjadi manusia handal" harapnya.
Disamping itu, Kokolot atau Pembina KMB Bogor Raya Ade Ruhandi (Jaro Ade) menyampaikan terima kasih atas perhatian para inohong KMB yang konsisten memberikan arahan kepada KMB.
Berita Terkait
-
Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban Perang Sarung di Mandalawangi Pandeglang
-
Sebut Bunga Utang RI Rp 400 Triliun, JK: Presiden Berikutnya Harus Tahan Banting
-
Presiden Jokowi Teken PP 16/2022, Isinya Soal Aturan Pemberian THR dan Gaji ke-13
-
4 Kesalahan yang Kadang Terjadi Saat Buka Puasa Bersama, Stop Sekarang!
-
Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Bakal Macet Parah, Jokowi: Pemerintah Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
Terkini
-
Dedi Mulyadi Bongkar Tambang Pongkor: Gurandil Bertaruh Nyawa, Siapa Bos yang Nikmati Hasilnya?
-
Cuma Modal 5 Juta Bisa Bawa Pulang Toyota? Ini 2 Pilihan Mobil Impian dan Simulasi Cicilannya
-
Update Mencekam Longsor Cisarua: 48 Jenazah Dievakuasi, 33 Warga Masih Hilang
-
Warga Sakit Harus 'Numpang' ke Tangerang, Ketua DPRD Desak Pemkab Bogor Bangun RS Baru
-
Kurator GBTI: Sejarah Tionghoa Bukan Cerita Pinggiran, tapi Bagian dari Indonesia