SuaraJabar.id - Flyover baru rencananya bakal dibangun di kawasan Cimindi, Kota Cimahi. Posisinya akan berdampingan dengan jalan layang yang sudah ada saat ini.
Informasi rencana pembangunan flyover tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Cimahi, Huzein Rachmadi pada Kamis (21/4/2022).
"Direncanakan itu di Cimindi ditambah lagi jembatan (layang) sehingga tidak ada lagi yang lewat bawah," kata Huzein.
Dikatakannya, flyover tersebut akan dibangun oleh pemerintah pusat. Berdasarkan hasil pembahasan terakhir dengan pemerintah pusat, pembangunan akan dimulai tahun 2023.
Huzein menjelaskan, pembangunan jalan layang itu dilakukan untuk mendukung dan mempercepat keberadaan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dan mencegah kecelakaan pada perlintasan sebidang kereta api yang tepat berada di bawah jalan layang.
"Untuk percepatannya kita sudah rapat dengan pusat bahwa ada titik-titik di Cimahi ini yang perlu dilancarkan. Disamping itu juga kita melihat ada rawan kecelakaan," ujar Huzein.
Selain itu, kata dia, ditahun yang sama kemungkinan juga akan dibangun underpass di Jalan Gatot Subroto. Pembangunan akan dilakukan oleh Pemprov Jabar sehingga nantinya tidak ada lagi perlintasan sebidang di jalan tersebut.
Kepala Seksi Peningkatan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Made Wardana, pembangunan flyover baru di Cimindi nantinya secara otomatis akan menutup perlintasan sebidang.
"Cimindi kan berkaitan dengan kereta cepat. Jadi perlintasan sebidang harus ditutup salah satunya Cimindi. Akan dibuat flyover, jadi double," kata Made.
Baca Juga: Kesaksian Warga Cimahi yang Rumahnya Diterjang Tanah Longsor, Ada Suara Gemuruh dari Arah Belakang
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Kesaksian Warga Cimahi yang Rumahnya Diterjang Tanah Longsor, Ada Suara Gemuruh dari Arah Belakang
-
Waspada Peredaran Uang Palsu Menjelang Lebaran Mulai Marak di Cimahi
-
Mudik Lebaran 2022, Irwasum Polri: Diberikan Kebebasan, Tidak Ada Penyekatan
-
Ramai PKL di Zona Terlarang Jelang Lebaran 2022, Satpol PP Kota Cimahi: Kita Dilema
-
Jalan di Bandung Barat dan Kota Cimahi Siap Dilalui Pemudik Lebaran Tahun ini
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan