SuaraJabar.id - Kendaraan roda empat ciri khas pemudik terpantau melintasi Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (27/4/2022) atau H-5 Lebaran 2022.
Meski demikian, volume kendaraan yang melintas di jalan Tol Cisumdawu terpantau masih lengang.
"Untuk yang ramai pada H-5 ini memang jalur utara, itu pun jalur tol, sedangkan jalur arteri masih normal. Selain itu jalur selatan juga masih normal," kata Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo dikutip dari Antara.
Kedua jalur di Tol Cisumdawu, baik yang ke arah Bandung maupun ke arah Sumedang, situasi arusnya masih sama. Selain kendaraan pribadi, kendaraan besar seperti truk pun ada di tol tersebut.
Sedangkan dari titik awal Tol Cisumdawu yakni Gerbang Tol Cileunyi, kendaraan lebih banyak yang mengarah keluar gerbang tol. Sedangkan kendaraan yang melaju ke arah Tol Cisumdawu terpantau lebih sedikit jika dibandingkan dengan kendaraan yang keluar.
Sejumlah kendaraan pribadi yang melintas di tol baru tersebut ada yang berplat nomor D (Bandung), plat nomor Z (Sumedang), dan berplat nomor E (Cirebon-Majalengka). Belum banyak kendaraan yang selain plat nomor tersebut melintas di tol tersebut.
Meski begitu, rambu-rambu petunjuk di Jalan Tol Cisumdawu tampak sudah lengkap. Mulai dari plang penunjuk jalan, plang nomor kilometer, hingga markah jalan juga sudah terpasang di tol tersebut.
Guna menghadapi arus mudik di jalur tersebut, Ibrahim menyebut pihaknya sudah menyiapkan sejumlah cara bertindak jika terjadi kepadatan pemudik.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat pun bakal menjadikan ruas Tol Cisumdawu sebagai alternatif jika terjadi kepadatan antrean di Gerbang Tol Cileunyi. Nantinya polisi bakal mengarahkan kendaraan untuk masuk ke Tol Cisumdawu untuk keluar di Gerbang Tol Jatinangor.
Baca Juga: 2 Tahun Tak Pulang Kampung, Indri Sumringah Bisa Mudik Gratis ke Magelang
"Kita sudah mempersiapkan cara bertindak di lapangan, dan itu disesuaikan dengan kondisi di lapangan," kata Ibrahim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang