SuaraJabar.id - Pemudik yang akan melintasi jalur sabuk Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Jawa Barat diminta pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat untuk tetap waspada.
Meski sejumlah jalan menurut pihak DBMPR sudah dalam kondisi baik dan laik lintas, namun pemudik diminta tetap hati-hati dan waspada saat memasuki ruas Waluran-Mareleng-Palangpang karena ada beberapa titik rawan pergeseran tanah serta tanah longsor, kemudian ruas Loji-Palangpang ada beberapa titik yang rawan kecelakaan lalu lintas.
Menurut Kepala Satuan Pelayanan Pemeliharaan jalan dan Jembatan Wilayah IV DBMPR Jawa Barat, Entis Sutisna, titik rawan pergerakan tanah serta tanah longsor di ruas jalan Waluran-Mareleng-Palangpang, berada di Km 209+400, 209+500, 210+050 dan Tanjakan Cipeucang.
"Untuk lokasi pergerakan tanah. Alhamdulilah sudah tertangani, walaupun itu baru penanganan sementara dengan cerucuk (susunan tiang yang ditancapkan vertikal ke tanah) gedek bambu untuk menahan urugan tanah," kata Entis mengutip dari Sukabumi Update--jaringan Suara.com, Kamis (28/4/2022).
Kemudian untuk titik rawan kecelakaan di ruas loji-Palangpang, kata Entis, ada di kawasan tanjakan dini dan puncak darma. Untuk mengantisipasinya, di dua titik tersebut didirikan posko dimana posko tanjakan dini berada di Km 169+600, sedangkan posko puncak darma berada di Km 227+050.
"Demi melayani pengguna jalan, di setiap posko terutama untuk pelayanan pengguna jalan kami bekerjasama dengan komunitas OffPak atau OffRoad Pakidulan. Bilamana yang berkendaraan khususnya roda empat jika ada yang trouble atau bermasalah komunitas ini siap melayani," tambahnya.
Entis juga memaparkan bahwa untuk ruas jalan Surade-Ujunggenteng dipastikan jalannya sudah mulus sesuai dengan perencanaan awal H-10 Lebaran 2022 sudah bebas dari lobang.
"Untuk jalan ruas Surade - Ujunggenteng, sudah aman bebas lobang," terangnya.
Baca Juga: Rest Area Tol Salatiga: Banyak Fasilitas Unik, Pilihan Tepat Beristirahat saat Mudik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Izin Investor Tapi Melanggar, WNA Arab Saudi di Cianjur Resmi Diusir dan Masuk Daftar Cekal
-
Disekap dan Diintimidasi di THM Maumere, 12 Korban TPPO Asal Jabar Akhirnya Pulang
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal