SuaraJabar.id - Warga Kota Depok, Jawa Barat yag mudik ke kampung halamannya pada Lebaran 2022 ini diharapkan dapat kembali dalam keadaan sehat.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, hal tersebut dapat diwujudkan jika mereka menerapkan protokol kesehatan selama mudik.
"Penerapan protokol kesehatan penting untuk menjaga warga tetap dalam keadaan sehat," kata Mohammad Idris, Rabu (4/5/2022).
Ia mengingatkan kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan berlebaran bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.
"Tetaplah menjaga prokes selama berlebaran," katanya.
Di momentum Idul Fitri ini, Mohammad Idris juga mendoakan kepada warga Kota Depok yang mudik dapat kembali lagi dalam keadaan sehat.
Idris mengatakan berlebaran di kampung halaman harus tetap menjaga protokol kesehatan karena bertemu dengan keluarga yang lintas provinsi untuk menjaga kesehatan kita.
Untuk itu katanya jika ada gejala-gejala ringan segala macam segera di informasikan kepada keluarganya sehingga tidak berinteraksi secara intensif dan mereka pulang nanti ke Depok dalam keadaan sehat.
Diharapkan sebagai sebuah awal peralihan dari pandemi COVID-19 ke endemi. Dikatakannya, di Hari Raya Idul Fitri, kasus aktif COVID-19 di Kota Depok masih sekitar 300 kasus.
Baca Juga: Jarang Diketahui, Ternyata Ini Alasan Opor Ayam dan Ketupat Jadi Makanan Wajib saat Lebaran
"Jadi, kami juga berbahagia bersama Pak Wakil dan keluarganya dengan penurunan kasus. Harapan kita, doa kita sama Allah SWT kemarin Idul Fitri nol kasus, ternyata masih ada 300 kasus yang isolasi, mudah-mudahan semakin turun," ujarnya.
Berita Terkait
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Nagita Slavina Dilaporkan Jadi Presiden Persikad Depok
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba