SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengingatkan para pelaku pariwisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) agar tetap melakukan pembatasan jumlah kunjungan.
Seperti diketahui, kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada libur lebaran kali ini membludak seiring
tidak adanya penyekatan dan pembatasan perjalanan antar daerah.
"Kapasitas kunjungan tetap dibatasi sesuai dengan aturan PPKM Level, jika objek wisata sudah penuh ditutup sementara dan wisatawan diarahkan ke tempat wisata lain untuk menghindari kerumunan," tegas Hengky pada Jumat (6/5/2022).
Menurut Hengky, membludaknya tingkat kunjungan ke kawasan Lembang sudah sesuai prediksi sebelumnya. Tidak adanya penyekatan seperti tahun lalu menjadi pemicu utama melonjaknya kunjungan wisatawan.
"Lebaran ini, wisatawan asal luar kota dipersilahkan masuk lantaran tidak adanya penyekatan seperti tahun lalu, makanya pasti berdampak kepada peningkatan kunjungan," beber Hengky.
Menurutnya, tahun lalu saat libur lebaran penyekatan dilakukan oleh petugas di pintu-pintu masuk daerah perbatasan. Akibatnya banyak wisatawan dan kendaraan dari luar kota yang terpaksa diputarbalikkan dan diarahkan untuk kembali ke daerah asal.
Mengantisipasi hal ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda KBB untuk memastikan libur lebaran tetap berjalan aman dan lancar. Termasuk terus berkolaborasi memantau dan mengawasi di lapangan terutama penerapan protokol kesehatan COVID-19.
Sementara itu berdasarkan pantauan dari kawasan Lembang hari ini atau H+4 lebaran, volume lalu lintas di kawasan wisata tersebut cenderung lebih lengang. Tidak ada penumpukan kendaraan wisatawan di ruas Jalan Raya Lembang dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya.
Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto juga menyebutkan pada hari ini jumlah wisatawan yang mengarah ke Lembang tak sebanyak tiga hari sebelumnya sejak hari H lebaran.
Baca Juga: Jadwal Buka Tutup Jalur Puncak Hari Ini 5 Mei 2022, Cek Dulu Agar Tak Kena Macet!
"Kami sampaikan hari ini tepatnya hasil pantauan dari Persimpangan Beatrix Lembang, arus lalulintas lebih lancar namun meriah," ungkap Sudirianto kepada wartawan.
Kendati demikian pihaknya tetap memberlakukan rekayasa arus lalulintas dengan Cara Bertindak (CB) one way dari arah Bandung menuju Lembang maupun arah sebaliknya.
"Dari jam 8 pagi, kami sudah melakukan penarikan dari arah Bandung ke Lembang sebanyak 4 kali. Kemudian dari arah Lembang ke Bandung sebanyak 2 kali," tutur Sudirianto.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri