SuaraJabar.id - Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengungkapkan motif pengeroyokan yang dilakukan anak dibawah umur berinisial MAS (14), FA (14) dan MIZ (14).
Dikatakan Imron, aksi penganiayaan tersebut bermula ketika korban berinisial MRN (14) mengomentari status WhatsApps seorang perempuan berinisial K yang bertuliskan 'main mulu kaya ada uang'. Perempuan tersebut ternyata pacar pelaku berinisial MAS (14).
"Jadi ada starus WA seorang permpuan teman pelaku dikomen status. Perempuan tersebut mengadu kepada pelaku," ungkap Imron saat gelar perkara di Mapolres Cimahi pada Selasa (17/5/2022).
Ponsel yang digunakan korban MRN untuk mengomentari status tersebut ternyata milik YA (14) yang juga menjadi korban. Setelah mengetahui pacarnya dikirimi pesan tersebut, pelaku MAS langsung meminta nomor ponsel korban YA.
"Dan mengajak untuk bertemu dan berkelahi melalui pesan singkat WhatsApp. Kemudiann pesan tersebut diterima oleh anak YA," terang Imron.
Kemudian korban YA memberitahukan hal tersebut kepada korban MRN. Korban saat itu merasa bersalah dan bersedia untuk untuk bertemu di tempat yang sudah disepakati yakni di Keluraha Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Namun niat korban untuk meminta maaf malah disambut dengan pukulan menggu akan tangan kosong hingga tendangan. Para pelaku terus melakukan penganiayaan meskipun para korban sudah meminta ampun.
"Kejadian tersebut sempat di videokan oleh teman pelaku dan viral dimedia sosial sehingga atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," beber Imron.
Ketiga pelaku sendiri saat ini sudah ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi dan dijadikan tersangka. Ketiganya disangkakan Pasal 80 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Baca Juga: Kapolres Jepara Tegaskan Tewasnya FR Murni Pengeroyokan Kelompok Bukan Tawuran Warga Desa
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Kapolres Jepara Tegaskan Tewasnya FR Murni Pengeroyokan Kelompok Bukan Tawuran Warga Desa
-
Pelaku Pengeroyokan Pria di Kedai Tuak Medan Ditangkap, Polisi Bilang Begini
-
Viral Aksi Pengeroyokan Remaja di Cimahi, Warga Beberkan Fakta Ini
-
Balas Komentar Rocky Gerung Soal Pengeroyokan Ade Armando, Netizen: Norak dan Dungu, Selalu Sok Pinter
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama
-
Revitalisasi Desa Segera Disiapkan, Jangkau 1.500 Tempat di 35 Provinsi
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana