SuaraJabar.id - Polisi memerikasa puluhan CCTV dan saksi untuk mengungkap kasus hilangnya lima ekor burung milik objek wisata Lembang Park and Zoo. Koleksi satwa berharga ratusan juta itu dilaporkan hilang pada Senin (23/5/2022).
Seperti diketahui, kelima burung yang hilang itu yakni 2 ekor burung Macau Blue and Gold, 1 ekor burung Scarlet Macaw, 1 ekor Nuri Bayan Betina dan 1 ekor Kakaktua Goffin. Jika ditotalkan, harga kelima burung tersebut mencapai Rp 200 hingga 250 juta.
Wakapolres Cimahi, Kompol Niko N Adiputra mengungkapkan, pihaknya telah mengambil rekaman dari 54 titik CCTV yang ada di kawasan dalam Lembang Park and Zoo termasuk yang mengarah ke aviary.
"Dari 54 titik CCTV yang kita ambil itu baru 8 titik CCT yang sedang dianalisis untuk mengungkap hilangnya 5 burung di Lembang Park and Zoo," ungkap Niko saat dihubungi pada Selasa (24/5/2022).
Niko mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan kasus pencurian burung tersebut. Pihaknya masih melakukan analisis terhadap puluhan kamera CCTV yang ada di Lemang Park and Zoo.
"Karena masih dianalisis jadi saya belum berani menyimpulkan apakah ada yang mencurigakan atau tidak. Karena kan rentang waktunya 12 jam dari laporan soal hilangnya burung sampai diketahui jam 6 pagi," terang Niko.
Untuk saksi, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 20 saksi untuk mengungkap kasus pencurian burung mahal tersebut.
"Kita kemarin membawa 17 pegawai sebagai saksi untuk mendalami pencurian burung. Dari hasil pemeriksaan 17 pegawai, kita masih membutuhkan 3 orang saksi lagi, jadi total ada 20 saksi mengingat ada beberapa burung yang dilepaskan," bebernya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: Destinasi Wisata Favorit yang Wajib Dikunjungi saat Liburan ke Palembang
Berita Terkait
-
Destinasi Wisata Favorit yang Wajib Dikunjungi saat Liburan ke Palembang
-
Spanduk Ridwan Kamil For Presiden 2024 Bertebaran di Cimahi, Pengamat: Belum Ada Parpol yang Mau Dorong
-
7 Makanan Khas Banten yang Nikmat dan Menggugah Selera
-
Terpopuler: Lembang Park and Zoo Bandung Kehilangan Lima Ekor Burung, Korban Selamat Kecelakaan Bus Ciamis Buka Suara
-
Presiden Jokowi Longgarkan Penggunaan Masker, Bupati Bantul: Efek Positif untuk Sektor Wisata
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa