SuaraJabar.id - Seorang santriwati di Sukabumi hilang misterius pada Senin (23/5/2022). Santriwati itu hilang kontak usai mengirim pesan minta tolong pada temannya melalui aplikasi WhatsApp.
Pesan itu berisikan permintaan tolong. Pasalnya, angkot yang dikendarai santriwati bernama Elsa Julianti (16 tahun) terus melaju saat satriwati tersebut minta pada sopir untuk berhenti.
Hingga hari ini, Kamis (26/5/2022), keberadaan santriwati tersebut belum diketahui.
Kekinian, teman Elsa berinisial K, mengungkap pesan terakhir yang diterimanya.
K menerima pesan WhatsApp terakhir dari Elsa pada Senin, 23 Mei 2022, sekira pukul 08.23 WIB. Elsa mengirimkan pesan bernada minta tolong saat di angkutan kota alias angkot dalam perjalanan menuju pondok pesantren sekaligus sekolahnya di Madrasah Aliah Darul Ihsan di Kampung Ciburial, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang.
Elsa dan K (perempuan) merupakan teman dekat satu sekolah. Pada Senin itu, K sedang di kelas dan siap-siap akan mengikuti pelajaran. Namun tiba-tiba, dia menerima pesan WhatsApp dari Elsa yang berisi permintaan tolong.
Menurut pesan yang diterima K, Elsa minta tolong karena angkot yang dinaikinya tak berhenti saat diminta berhenti.
"Isi WA-nya minta tolong, dia (Elsa) sedang di angkot. Sopirnya tidak berhenti meski diminta berhenti," kata K.
K yang kaget menerima pesan itu langsung memberi tahu orang tua Elsa.
Baca Juga: Mudah, Begini Cara Mengganti Nomor Telepon di WhatsApp
"Bukan kaget lagi, teman sendiri seperti ini. Sedih dan perasaan saya tidak enak karena sangat dekat dengan Elsa," imbuhnya.
Menurut K, di lingkungan sekolah atau pesantren, Elsa dikenal sebagai orang baik dan tidak memiliki masalah apa pun. Namun, K mengaku tidak tahu soal apakah Elsa sedang dekat dengan laki-laki atau tidak.
"Belum curhat apa-apa. Tidak ada juga curhat masalah rumah. Kalau ada masalah di rumah, pasti curhat ke mamanya," ucap K.
Kepolisian Sektor Sukalarang telah menerima laporan hilangnya Elsa pada Senin, 23 Mei 2022, sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, ibu Elsa, Ati (39 tahun), datang ke Markas Kepolisian Sektor Sukalarang untuk melaporkan anaknya yang hilang. Polisi pun hingga kini masih melakukan penyelidikan, termasuk mendalami pesan WhatsApp tersebut.
Elsa adalah anak pertama pasangan suami istri Junaedi (38 tahun) dan Ati (39 tahun). Menurut Junaedi, anaknya itu pada Sabtu, 21 Mei 2022, pulang ke rumah untuk mengambil perlengkapan pesantren. Kemudian pada Senin pagi, Elsa pamit berangkat ke pondok pesantrennya.
Elsa berangkat dari rumahnya diantar sang uwa menggunakan sepeda motor hingga jalan raya dan dilanjutkan naik angkot. Namun di perjalanan, Elsa mengirim pesan WhatsApp ke temannya dan meminta tolong. Sejak mengirimkan pesan itu, nomor handphone Elsa tak bisa dihubungi.
Pada Senin pagi itu pun Elsa sempat menelepon ibunya, namun tidak terjawab. Dia juga menelepon gurunya dan meminta tolong. Menurut ibunya, Elsa tidak pernah memiliki masalah dengan keluarga. Namun untuk urusan lain, misal dekat dengan pria, sang ibu tidak mengetahuinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini