Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:36 WIB
Angkot trayek Sukaraja-Sukalarang-Gebrong mendatangi Polsek Sukalarang Sukabumi untuk meminta klarifikasi kepada keluarga santriwati yang sempat hilang dan mengarang cerita. [Sukabumiupdate.com/akun facebook Iyuss Nirdyansyah]

Polisi dalam hal ini Polsek Sukalarang dan Polres Sukabumi Kota yang menerima laporkan kehilangan, langsung berusaha mencari keberadaan korban. Jumat dinihari tadi, 27 Mei 2022 EJ dikembalikan ke orang tuanya, remaja ini ditemukan di Jakarta dalam kondisi sehat.

Dari sana terungkap, bahwa EJ tidak pernah diculik Sopir angkot. Ia mengarang skenario tersebut karena ingin bekerja dan menolak melanjutkan pendidikan.

"Kami temukan di tempat dia akan bekerja sebagai asisten rumah tangga. Informasinya sebagai pengasuh anak," kata Kepala Kepolisian Sektor Sukalarang Ajun Komisaris Polisi Asep Jenal Abidin, Jumat (27/5/2022) dini hari tadi.

Polisi memastikan tidak ada keterlibatan Sopir angkot dalam perginya EJ ke Jakarta, seperti narasi pesan WhatsApp yang sebelumnya viral.

Baca Juga: Pilunya Kisah Tukang Bangunan Ini Viral di Medsos, Terus Bertahan Hidup meski Beli Minum Tak Sanggup

Kepada polisi, EJ mengaku pergi dari rumah karena tidak mau bersekolah sambil pesantren. Keberadaan EJ di Jakarta diketahui setelah dia menghubungi temannya dengan nomor baru. Temannya itu kemudian memberi tahu gurunya dan gurunya menyampaikan keberadaan EJ tersebut ke polisi.

Polisi selanjutnya mengecek lokasi nomor baru EJ. Asep menyebut kejadian ini murni keinginan EJ sendiri, tak ada keterlibatan Sopir angkot.

"Kepada para Sopir angkot untuk kembali menjalankan aktivitas seperti biasa dan tetap menjaga kondusifitas," katanya.

Saat sudah ada kepastian soal EJ bukan diculik Sopir angkot melainkan kabur ke Jakarta, pada Kamis siang, 26 Mei 2022 keluarganya memposting kabar tersebut melalui media sosial.

Bahkan secara khusus, Junaedi, ayah EJ meminta maaf kepada para Sopir angkot atas postingan di media sosial terkait kronologi dugaan hilangnya EJ.

Baca Juga: 5 Pemuda Dibikin Mutah Lihat Apartemennya Banjir Air Kuning Campur Kotoran

"Saya sebagai orang tuanya minta maaf atas kata yang menyangkutkan Angkot dan jurusan. Saya Junaedi menyampaikan beribu-ribu maaf kepada para driver,” jelasnya.

Load More