SuaraJabar.id -
Pihak Polda Jawa Barat (Jabar) akan mengambil langkah tegas kepada geng motor atauu oknum siapapun yang berani buat ulah dan ganggung ketentraman serta ketertiban masyarakat.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, sudah ada instruksi kepada seluruh jajaran Polda Jabar untuk mengantisipasi ulah dari geng motor.
"Sudah ada instruksi kepada seluruh jajaran untuk melakukan operasi. Ini merupakan atensi langsung dari Bapak Kapolda Jabar," ucap Kombes Ibrahim Tompo mengutip dari Ayobandung--jaringan Suara.com, Rabu (1/6/2022).
Instruksi itu lanjut Tompo ditujukan kepada seluruh Kapolres untuk mengambil langkah tegas kepada ulah para geng motor di seluruh wilayah Polda Jabar.
"Namun, kalau (geng motor) sudah dianggap mengganggu keamanan, anggota dipersilakan mengambil langkah tegas," ungkapnya.
Meski demikian, lanjut Ibrahim, kepolisian tetap akan melakukan langkah persuasif serta humanis kepada pelaku geng motor yang masih marak.
Aksi geng motor utamanya di daerah Bandung, Jawa Barat makin marak. Terbaru, Satreskrim Polsek Warungkondang berhasil mengakhiri pelarian anggota geng motor, setelah aksi pembacokan mereka membuat korban mengalami luka robek hingga 50 jahitan.
Kapolsek Warungkondang AKP Surahman, mengatakan, penangkapan lima pelaku ini dimulai dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda.
“Anggota kami berhasil menangkap pelaku pembacokan yang merupakan anggota geng motor,” terang Surachman pada pertengahan Mei lalu.
Baca Juga: Diberi Waktu Tiga Hari oleh Polisi, Geng Motor di Kota Cirebon Diharapkan Bisa Berubah Jadi Ormas
Penangkapan lima pelaku ini dimulai dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. Pertama, pada saat salah satu kelompok motor sedang membagikan takjil diserang, kemudian terjadi kekerasan dengan cara dibacok sehingga mengakibatkan luka berat.
Kedua, terjadi di Desa Jambudipa, yang mana tersangkanya juga merupakan YB, sementara korban berinisial YM mengalami luka cukup parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi