SuaraJabar.id - Ribuan orang yang saat ini bekerja sebagai TKK atau honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terancam jadi pengangguran jika pemerintag menerapkan penghapusan pegawai honorer.
Dari data Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, ada 3.600 TKK atau honorer yang tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung Barat.
Merspon hal itu, Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan bakal nego tentang kebijakan pegawai honorer dihapus kepada Menpan RB dan Kemendagri.
"Kemarin saya sempat menghubungi beliau dan meminta waktunya. Insya Allah besok Rabu saya akan ke Jakarta dan bertemu beliau," kata Hengky Kurniawan, Selasa (14/6/2022).
Kebijakan pusat tentang penghapusan pegawai non-ASN tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB B/185/M.SM.02.03/2022.
Dalam aturan itu penghapusan pegawai honorer harus dilakukan maksimal 28 November 2023.
Hengky berharap, usai bertemu Menpan RB dan Kemendagri bisa menghasilkan solusi untuk tenaga kontrak tersebut, apakah akan ada P3K atau lainnya.
"Kan bisa solusi yang lain juga, seperti outsourcing. Itu juga bisa sebagai solusi dan harus diupayakan," tambahnya.
Selain konsultasi kepada Menpan RB, Hengky telah menyiapkan program Petani dan Peternak Zilenial. Melalui program itu honorer bisa tetap bekerja di ruang tersebut.
Baca Juga: Ribuan Pegawai Honorer Pandeglang Ancam Demo Besar-besaran, Tuntut Solusi Penghapusan Honorer 2023
"Misalnya saja para tenaga honorer ini bisa masuk di Petani Peternak Zilenial dan lain sebagainya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG
-
Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM
-
Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas
-
Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG
-
Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen