SuaraJabar.id - Sebanyak 10 jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Jolok Atas RT 05/03, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur tergerus longsor.
Informasi itu disampaikan Kepala Desa Sindangjaya, Deden Muhamad Syahir Fauzi mengenai jenazah tergerus longsor di Cianjur.
Dia mengatakan akibat longsor tersebut puluhan makan dan jenazah didalamnya terbawa material tanah longsor.
Akibatnya sebanyak 10 jenazah terbawa longsor setelah area pemakaman tersebut tergerus hujan dengan intentitas tinggi yang turun diwilayah tersebut pada Sabtu (16/7/2022).
"Ada sebanyak 10 makam yang jenazahnya terbawa material longsor, setelah dinding penahan tanah setinggi 50 meter longsor usai tergerus air hujan," katanya pada wartawan, mengutip dari Suarabogor.id -jaringan Suara.com, (17/7/2022).
Dari sebanyak 10 jenazah yang terbawa longsor tersebut, kata dia, delapan di antaranya berhasilnya diketemukan dan dua jenazah lainnya masih dalam proses pencarian.
"Sementara ini sudah ada delapan jenazah yang berhasil ditemukandan langsung dievakuasi, saat ini delapan jenazah itu sudah dikafini petugas bersama pihak keluarga. Namun saat ini ada dua jenazah yang belum ditemukan," ucapnya.
Ia mengatakan, proses pencarian jenazah yang belum ditemukan dan penangnan area TPU yang tergerus rencananya akan kembali dilakukan esok karena cuaca di lokasi masih turun hujan.
"Saat ini sejumlah jenazah yang berhasil ditemukan usai terbawah tanah longsor sudah kembali dimakamkan di area yang lebih aman. Kita sudah koordinasi dengan BPBD untuk menangani longsor tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Mengerikan! Makam di TPU Sindangjaya Cianjur Terbawa Longsor, Sejumlah Jenazah Terlihat
Berita Terkait
-
Mengerikan! Makam di TPU Sindangjaya Cianjur Terbawa Longsor, Sejumlah Jenazah Terlihat
-
BPBD Lebak Imbau Pengendara Hati-hati Melintasi Beberapa Ruas Jalan Ini, Seiring Peningkatan Curah Hujan
-
4 Wilayah di Kabupaten Bandung Barat Dalam Semalam Diterjang Tanah Longsor, Sejumlah Rumah Rusak Berat
-
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah Depok Diterjang Banjir dan Tanah Longsor
-
RSUD Pagelaran Cianjur Terbakar, Sumber Api Pertama di IPSRS dan Sempat Menjalar ke Ruang ICU
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tantangan Berat di Cisarua! Bima Arya: Material Longsor 20 Meter Persulit Evakuasi Korban
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Predator Anak Menghantui Cianjur: Polres Buka Posko Laporan, Diduga Korban Lebih dari 10 Orang
-
Gugatan Rumah Disita Picu Desakan OJK Telusuri Pola Kemitraan Asuransi
-
Bupati Karawang Tegaskan Moratorium Perumahan: Tak Ada Izin Baru Sampai Tata Ruang Beres