SuaraJabar.id - Pasca beredarnya video mesum dua oknum guru SD itu, pihak komite sekolah memintar agar para pelaku dipindahkan.
“Meski belum ada laporan ke tingkat Korwil. Namun berdasarkan informasi yang kami dapatkan. Hasil rapat komite pada intinya menolak oknum guru tersebut untuk mengajar di sekolahnya,” kata Pengawas Koordinasi Wilayah Pendidikan Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Rusmana mengutip dari HarapanRakyat.com--jaringan Suara.com
Sebelumnya, viral sebuah video mesum yang dilakukan dua oknum guru SD di Ciamis. Video mesum ini membuat heboh masyarakat Ciamis. Kabarnya video itu beredar luas melalui grup pesan singkat.
Menurut pihak Sekdis Pendiikan Ciamis Endang Kuswana membenarkan pemeran video asusila itu oknum guru SD dari Sukadana Ciamis. Pemeran pria berstatus guru PNS sedangkan yang perempuan guru PPPK.
Dikatakan Endang bahwa kedua pelaku sama-sama mengajar di SD Negeri yang sama. Tepatnya di Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis.
“Kami sudah terima laporan dari Kepala sekolah pada 18 Juli 2022. Oknum guru itu sekarang dalam penanganan. Kami sudah dua kali melakukan pemanggilan,” kata Endang.
Sedangkan untuk pelaku perempuan sudah datang ke Dinas Pendidikan. Ia datang bersama kepala sekolah dan suaminya. Yang bersangkutan pun mengakui perbuatannya, tapi tidak mempunyai video tersebut. Dugaan yang menyebarkannya adalah pelaku pria.
Terpisah, Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena membenarkan beredar video asusila tersebut. Kasus itu kini dalam penanganan Satreskrim Polres Ciamis.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk perkembangannya nanti akan kami sampaikan,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan
-
Merah Putih Terangi Malam, Semangat Kemerdekaan Hadir dari Batavia hingga Tokyo Riverside