SuaraJabar.id - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau langsung perbaikan Ruas Jalan Cikarang-Cibarusah di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi untuk memastikan pengerjaan sesuai spesifikasi.
Uu mengatakan perbaikan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepanjang 2,30 kilometer itu ditargetkan selesai pada akhir Bulan Desember tahun ini.
"Kita melihat progresnya berjalan dengan baik, pihak pemborong optimis sebelum waktu tersebut dapat selesai agar akses jalan ini bisa segera digunakan oleh masyarakat," katanya di Cikarang, Rabu (3/8/2022).
Dia menyebutkan perbaikan jalan di ruas itu sudah sesuai dengan prosedur bahkan hingga hari ini terdapat kelebihan volume yang menandakan bahwa progresif pengerjaan berlangsung lebih cepat.
Dalam kesempatan itu dirinya juga meninjau aspek lain yang dapat menjadi kendala dalam pengerjaan perbaikan dan pelebaran jalan provinsi tersebut.
"Terkait utilitasnya kita juga melihat titik terang baik terkait pipa PDAM, tiang listrik, dan tiang telepon ini, nantinya akan dibereskan tentu dengan koordinasi dengan pihak terkait," katanya.
Sementara itu Camat Cikarang Selatan Agus Dahlan mengimbau pengguna jalan menggunakan jalur alternatif selama perbaikan berlangsung mengingat ruas yang sedang diperbaiki itu merupakan akses vital dengan mobilitas sangat tinggi.
"Perbaikan jalan ini keinginan masyarakat sejak tahun 2017 dan tahun ini akhirnya dilakukan perbaikan dan pelebaran oleh pihak provinsi. Mudah-mudahan setelah pelebaran nanti bisa mengurangi kemacetan arus kendaraan," katanya.
Menurut dia tahapan pengerjaan perbaikan dan pelebaran jalan berjalan dengan lancar sedangkan menyangkut administrasi bermasalah diharapkan dapat terpenuhi oleh yang bersangkutan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
"Jadi pelebaran jalan ini sudah tidak ada masalah, apabila ada masyarakat yang belum dibayarkan karena administrasi pertanahan silakan ambil uangnya di pengadilan dengan membawa bukti berkas-berkas," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Lahan 10 Hektare Dikunci! Pemkab Sukabumi Siapkan Pusat Pemerintahan Baru di Utara
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Nusa Tenggara Timur: Perkuat Kedaulatan Rupiah
-
5 Fakta Terbaru Pemekaran Sukabumi Utara: Infrastruktur Siap, Pusat Jadi Kunci Utama
-
Bela Kurir! Dipaksa Talangi COD, RS Malah Dituntut Rp8 Juta oleh Oknum yang Mengaku Pengacara