Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 04 Agustus 2022 | 04:00 WIB
Ilustrasi Ayam Goreng Pedas. (Pixabay.com/Tresiahoban3)

SuaraJabar.id - Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade tren pesan-antar makanan bukanlah menjadi layanan pelengkap tapi kini sudah tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Indonesia.

Hal itu tidak terlepas dari transformasi digital yang membuat layanan pesan-antar tidak lagi eksklusif bahkan kini bisa dinikmati oleh berbagai kalangan dari banyak kelas.

Salah satu pionir digitalisasi tren pesan-antar makanan di Tanah Air yaitu GoFood merilis laporan bertajuk "Sajian Cita Rasa GoFood: Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia" untuk menunjukkan bagaimana sebuah layanan pesan-antar digital kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam hal menumbuhkan UMKM di bidang makanan dan minuman hingga efeknya bagi para pecinta kuliner.

"Kami menyusun buku ini untuk menjadi inspirasi dan #RekomendAsik (rekomendasi asik) bagi pelanggan dalam mengeksplor menu kuliner favoritnya. Sementara, mitra UMKM kuliner dapat memanfaatkan insights atau data-data dalam laporan ini untuk terus mengembangkan bisnis mereka," ujar Head of Food and Indonesia Sales & Ops PT GoTo Catherine Hindra Sutjahyo dalam siaran persnya, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Tren Kuliner Indonesia: Comfort Food Jadi Pilihan Utama

Dalam laporan tersebut diungkapkan bahwa sajian olahan ayam masih tetap favorit di hati masyarakat Indonesia, tidak hanya olahan ayam makanan yang memiliki sentimental dengan masa kecil juga ikut bertengger menjadi produk penganan favorit masyarakat.

Terbukti dalam dua tahun terakhir GoFood mencatat meski ada beragam inovasi di bidang kuliner, sajian olahan ayam tetap memimpin posisi nomor satu sebagai makanan yang dibeli paling banyak.

Selain makanan berat, camilan juga menjadi makanan yang tak bisa dipisahkan sebagai teman menanti waktu bersantap makanan utama contohnya seperti tempe mendoan serta variasi makaroni kering yang menjadi favorit pengguna GoFood.

Camilan renyah menjadi jawara nampaknya karena memberikan kepuasan tersendiri bagi pancar indera ketika dinikmati.

Dalam laporan ini disebutkan bahwa waktu menikmati camilan yang paling banyak dipilih masyarakat berkisar di antara waktu makan siang menuju makan malam (sekitar pukul 15.00-16.00) atau setelah makan malam (22.00-23.00).

Baca Juga: 5 Kuliner Purwokerto yang Wajib Dicoba selain Tempe Mendoan

Meski nampaknya masakan lokal tetap menjadi primadona, namun sebenarnya masyarakat Indonesia yang menggunakan layanan pesan-antar rupanya sangat terbuka pada inovasi-inovasi produk kuliner.

Load More