SuaraJabar.id - Seorang warga bernama Shella Agustiani mengaku anaknya yang masih balita berusia dua tahun mengalami kecelakaan yakni terjatuh dari wahana trampolin yang ada di salah satu kawasan wisata, Selasa (2/8/2022) kemarin.
Akibat insiden tersebut, anaknya mengalami patah tulang. Menurutnya, sang anak terjatuh ke lubang yang seharusnya menjadi jalan atau pijakan pengguna wahana berpindah tempat.
Ia memaparkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Dia bersama kedua anaknya yang berusia 5 dan 2 tahun memasuki wahana setelah membayar tiket Rp 20.000 untuk 20 menit yang selanjutnya memasuki wahana trampolin.
Sekira 10 menit kemudian, kata dia, salah seorang putrinya yang berusia 2 tahun mendadak hilang dari pandangan setelah sebelumnya tampak ceria melompat di wahana trampolin tersebut. Sempat kebingungan anaknya hilang dari pandangan, dia sempat panik bahwa anaknya diculik.
"Tapi nggak lama dari situ saya dengar suara anak saya nangis sambil manggil saya. Reflek saya mencari keberadaannya di sekitar lokasi sambil meminta bantuan petugas yang berjaga di wahana," ujar Shella, Jumat (6/8/2022).
Ternyata, sang anak terjatuh dari wahana trampolin yang memiliki ketinggian 1,2 meter dari tanah. Hal tersebut, kata dia, diketahui setelah seorang bapak-bapak yang berada di lokasi melihat sang anak tersungkur di tanah setelah terjatuh dari wahana trampolin.
"Anak saya langsung ditarik sama bapak tersebut dan saya langsung amankan. Saya sempat bertanya sama anak jatuh di mana namun anak gak mau bilang," ujarnya.
Sesaat setelah sang anak ditemukan, dikatakan Shella, sang petugas justru sibuk menutupi sebuah lubang yang dijadikan jalan untuk berpindah dari trampolin satu ke yang lainnya.
Adapun posisi wahana tersebut memiliki 6 trampolin. Untuk memasuki wahana tersebut, pengunjung harus menaiki 4 anak tangga yang selanjutnya terdapat jalan di bagian tengah untuk mengakses 6 trampolin yang terbagi menjadi 3 di sisi kiri dan 3 di sisi kanan.
Baca Juga: Nekat Tiduran di Tengah Jalan, Pria Asal Bandung Nyaris Tergilas Truk di Tasikmalaya
"Petugas yang berjaga bukannya membantu, justru malah sibuk menutupi lubang tersebut. Saya di situ langsung diarahkan untuk menemui salah satu penanggung jawab di lokasi," katanya.
Menurut Shella, setelah berdiskusi dengan supervisor, dia dan anaknya bergegas untuk mencari rumah sakit terdekat karena melihat lengan bagian kanan sang anak mulai membengkak. Dia ditemani sang supervisor bergegas menuju RS Grha Bunda yang berlokasi tak jauh dari lokasi.
"Sampai di RS dokter yang berjaga di sana menyarankan untuk langsung dibawa ke RS Santo Borromeus karena dikhawatirkan terjadi benturan di kepala dan dianjurkan untuk CT scan," tuturnya.
Di tengah kepanikan, dia bergegegas menuju RS Santo Borromeus dan mendapatkan penanganan dari dokter yang bertugas. Setelah dijelaskan sebab akibatnya, sang anak lalu di-rontgent dan dinyatakan mengalami patah tulang di tangan kanan.
"Di situ si penjaga trampolin sempat datang ke RS, karena sudah larut malam dan penanganan sudah dilakukan saya kasian dan menyuruh mereka (penjaga trampolin dan supervisor) pulang," tuturnya.
Keesokan harinya, dia sempat menghubungi pihak owner trampolin untuk meminta pertanggungjawaban atas insiden yang terjadi. Hal itu, menurutnya, merupakan kali kedua anaknya bermain di trampolin tersebut. Pada saat pertama bermain tidak terjadi insiden apapun.
Berita Terkait
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia
-
Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2
-
Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain