SuaraJabar.id - Iwa Kartiwa (38) yang merupakan putra dari pengelola tanah pemakaman umum, Kampung Cipetir RT 001 RW 001 Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi menemukan enam situs makam kuno di lokasi pemakaman yang dikelola orang tuanya.
Makam kuno yang ditemukan Iwa sudah tak memiliki identitas yang jelas. Hanya terlihat ada tulisan Arab di nisan.
“Enam makam tersebut tidak ada identitas yang jelas, hanya terlihat pahatan tulisan Arab yg sudah mulai hilang di batu nisannya,” ujar Iwa, Sabtu (6/8/2022).
Menurut Iwa, makam-makam tersebut baru terkuak kurang lebih 6 bulan ke belakang, saat komplek pemakaman tersebut dibersihkan dan dilakukan penataan.
Pada awalnya, lanjut dia, hanya ada tiga situs makam kuno di pemakaman tersebut yang terkuak. Sisanya baru terkuak belakangan ini dengan salah satunya berbatu nisan yang terpahat tarikh 1337 H atau 1918 M.
“Masing-masing makam itu tertancap batu nisan besar yang secara kasat mata terbuat dari batuan besar. Makam lainnya yang batu nisannya dapat diidentifikasi sebagai salah satu ciri makam muslim dengan ciri khas bentuk nisannya. Sedangkan tiga makam yg lainnya baru terkuak belakangan ini,” ungkapnya.
“Apalagi makam yang batu nisannya tertulis tarikh 1337 H dan 1918 M baru baru ini diketemukan,” tambahnya.
Iwa mengaku sempat menanyakan kepada beberapa tokoh masyarakat setempat yang usianya cukup tua terkait identitas makam tersebut, namun tidak ada yang mengetahui.
“Yang pasti para tokoh tersebut mengatakan bahwa komplek pemakaman kampung Cipetir sudah ada sejak mereka-mereka masih kecil,” kata Iwa.
Baca Juga: Motif Ekonomi Jadi Alasan Pelaku Menghabisi Nyawa Tukang Ojek di Sukabumi
“Konon dulu itu di pemakaman tersebut tumbuh pohon beringin yang sangat besar yang entah tahun berapa pohon beringin tersebut tumbang karena usianya yang sudah sangat lama,” tambahnya.
Iwa berharap ada pihak terkait yang bisa melakukan penelitian terhadap situs tersebut.
“Karena ini berhubungan tentunya dengan silsilah kampung Cipetir itu sendiri, karena secara teori dasar bahwa adanya pemakaman mengidentifikasikan adanya pemukiman. Sehingga secara tidak langsung bisa menguak sejarah keberadaan kampung cipetir dari tarikh yg terdapat di batu nisan tersebut,” tandasnya.
Sebelumnya, temuan Makam Kuno juga terjadi di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Dumuskadu di Kampung Tangkolo, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Makam-makam kuno tersebut kemudian diteliti secara mandiri oleh para pegiat kesejarahan.
Salah satunya Niskala Institute, pusat studi dan dokumentasi kebudayaan, sejarah, dan peradaban nusantara yang berpusat di Bandung. Hasil penelitian yang disajikan pada Senin ini merupakan tindak lanjut dari penemuan 11 Makam Kuno di sekitar TPU Dumuskadu, yang telah diidentifikasi Niskala Institute saat penelitian awal mereka pada Rabu, 6 Juli 2022.
Laporan penelitian berjudul "Potensi Tinggalan Arkeologis di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi" ini disusun lima peneliti: Muhamad Alnoza (ketua tim), Bagus Dimas Bramantio, Garin Dwiyanto Pharmasetiawan, Isa Akbarulhuda, dan Nikolas Dalle Bimo Natawiria. Alnoza adalah mahasiswa S2 Antropologi Universitas Gadjah Mada atau UGM. Sementara empat peneliti lainnya merupakan lulusan Arkeologi Universitas Indonesia atau UI.
Berita Terkait
-
Minyak Mentah Meroket, Apakah Harga BBM Domestik Bakal Ikut Naik?
-
Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman
-
Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall
-
Raffi Ahmad dan Rombongan Terjebak Peringatan Serangan Udara Saat Umrah di Arab Saudi
-
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Peluncur Rudal Houthi usai Serangan Riyadh
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain