SuaraJabar.id - Tertib berkendara semestinya dilakukan oleh semua pengguna jalan. Mulai dari memastikan kelengkapan atribut kendaraan dan pengendara, hingga mematuhi peraturan yang berlaku.
Namun perilaku tersebut tidak tercermin dalam aksi pria di video viral unggahan akun Instagram @fakta_bandung berikut ini. Sebab seorang pria sampai hampir menabrak beberapa orang demi menerabas palang perlintasan kereta api.
"Udah diimbau tapi seperti ini, hingga mau menabrak relawan dan petugas. Kejadian di JPL Cikudapateuh," ungkap @fakta_bandung, seperti dikutip SuaraJabar.id, Senin (15/8/2022).
Dalam video terlihat palang perlintasan kereta api sudah melintang, begitu pula dengan suara peringatannya yang konsisten berbunyi. Semua itu semestinya membuat pengguna jalan berhenti bergerak dan menunggu hingga kereta api melintas.
Demi meningkatkan kesadaran tersebut, terlihat beberapa petugas dan relawan yang berjaga di dekat palang. Terlihat mereka juga memberi imbauan kepada pengguna jalan dengan memakai banner maupun toa.
Namun bukannya menurut, seluruh peringatan tersebut rupanya masih diterabas oleh seorang pria pengendara sepeda motor. Pria yang bahkan tidak mengenakan helm itu sampai hampir menabrak petugas dan relawan yang berjaga demi tetap menerabas palang.
Beruntung kereta api belum melintas ketika ia berhasil melewati rel. Namun tetap saja aksi nekatnya tadi menjadi sorotan banyak orang.
Yang turut mencuri perhatian, pengendara sepeda motor itu melanggar banyak peraturan. Mulai dari tidak mengenakan helm, lalu sepeda motornya juga tak dilengkapi nomor polisi serta kaca spion.
Ditambah dengan aksinya nekat menerabas palang perlintasan kereta api membuat pelanggaran yang dilakukannya begitu berlapis.
Baca Juga: Terjebak Macet, Driver Ojol Terekam Kamera Beri Uang ke Anak Pemulung
Karena itulah, tidak heran bila aksinya kemudian ramai dikecam warganet. Apalagi karena aksinya tersebut bukan hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga orang lain.
"Giliran mati nyalahin petugas dan bilang yang gak ada palang pintu lah..." sindir warganet.
"Kalo ditilang enak tuh, ga pake helm, plat, spion, lawan arah, gw rasa SIM juga ga punya," tutur warganet.
"Diamin aja, biar dia sadar di alam lain," kata warganet.
"Karakter pengendara jaman sekarang... Salah tapi ngeyel dan kalo kejadian laka nyalahin orang lain yang benar #krisismental," komentar warganet.
"Perlu tindakan tegas karena sangat membahayakan pengguna jalan yang lainnya," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral, Video Seorang Jamaah Umrah Ini Bikin Amarah Publik Ikut Terpancing, Ternyata Wanita Berpura-pura Jadi Pria
-
Viral! Punya Pengaruh dan Berkesan, Mahasiswa KKN Ini Diantar Satu Kampung ke Bandara saat Perpisahan
-
Netizen Sebut Ibu-Ibu Pencuri Cokelat Klepto, Apa Maksudnya?
-
Seru Banget! Guru dan Murid Ini Kompak Main Lompat Tali Bareng
-
Beredar Kabar Irjen Napoleon Bonaparte Minta Satu Sel dengan Ferdy Sambo, Warganet: Info Live Streaming
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan