SuaraJabar.id - Komplain pasien maupun keluarganya mengenai pelayanan medis yang diterima pengguna BPJS Kesehatan kerap meramaikan media sosial. Kali ini sebuah video serupa beredar viral di media sosial dan disebut-sebut terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.
Mengutip akun Instagram @sumut.terkini, terdengar seorang pria yang marah-marah sambil mengejar perawat. "Buruknya pelayanan di Rumah Sakit Murni Teguh Medan," ungkap pemilik video, dikutip SuaraJabar.id, Minggu (21/8/2022).
Berkali-kali pria itu mencoba menghentikan perawat wanita hingga mereka tiba di sebuah ruangan dengan sejumlah pekerja medis di dalamnya.
"Jangan begitulah. Memain-mainkan waktu itu namanya kalian. Karena saya pun sudah capek di sini. Kemarin udah oke mau operasi, sekarang seenaknya aja nggak boleh kata dia," tutur pria itu dengan penuh emosi.
Terlihat beberapa perawat berusaha untuk menenangkan pria itu. "Tenang Pak, kami jelaskan dulu," ujar perawat tersebut, yang tidak mendapat sambutan positif dari pria perekam video.
"Dia mempermainkan saya ini ceritanya," kata pria itu. Ia menuturkan seluruh pemeriksaan terkait sudah selesai, namun tiba-tiba operasi yang dijanjikan dibatalkan diduga oleh perawat tersebut.
"Operasi tiba-tiba dibatalkan dia. Enak saja. Kau pikir di sini kami nggak bayar? BPJS membayar, Mbak, jangan gitu lah. Karena (kami pakai) BPJS jadi sepele (disepelekan)?" sambungnya lagi.
Seorang pria diduga sesama petugas medis juga berusaha menenangkan tetapi pria itu tetap tidak terima. Apalagi karena, menurutnya, ia sudah menghabiskan waktu sebulan lebih di rumah sakit dan tiba-tiba prosedur operasinya dibatalkan.
Menurut keterangan di videonya, pihak dokter selama ini melayani pemeriksaan yang diperlukan sekalipun pasien menggunakan BPJS Kesehatan. Karena itulah, ia mengaku heran ketika prosedur operasi dibatalkan oleh seorang perawat dengan dalih tidak bisa diklaim dengan BPJS.
Baca Juga: Viral Pria Putus dengan Pacar Karna Nasi Goreng, Netizen: Cowoknya Tidak Solutif
"Jadi apalah fungsi BPJS ini dibuat?? Mohon tanggapan warga Indonesia. Miris," pungkasnya.
Video yang semula diunggah @arisgawa_ononiha ini menuai beragam pendapat warganet. Meski ikut bersimpati dengan apa yang dirasakan pasien, warganet juga meminta agar dijelaskan dengan detail prosedur operasi apa yang semestinya dijalankan.
"Operasi apa min, kenapa ga bisa pake BPJS, kurang detail apa masalahnya," ujar warganet.
"Kok dilarang merekam? Sukanya melarang merekam alasan biar enak sama enak... kalo emang gak salah pasti gak akan risih direkam," komentar warganet.
"Kami harap Bapak/Ibu Menteri agar segera menindaklanjuti kasus perihal ini, karena sudah lama berlarut-larut namun tidak ada solusinya mengenai BPJS Kesehatan bagi warga yang ingin menggunakan kartu tersebut untuk berobat," imbuh warganet lain.
Sementara beberapa warganet juga menandai Wali Kota Medan Bobby Nasution sampai Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi agar menyelesaikan problem tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Pria Putus dengan Pacar Karna Nasi Goreng, Netizen: Cowoknya Tidak Solutif
-
Viral Nasabah Sedih Karena Kucing yang Berada di Kantor Diusir, Begini Respon BCA
-
Awak Kapal Syok Temukan Pria Terapung di Laut Lepas, Alasannya Mau Cari Kerja di Kalimantan
-
Beredar Video Bocah Perempuan Tertabrak Sepeda Motor saat Sedang Berlarian di Pinggir Jalan, Publik: Pemotor Nggak Salah
-
Kedapatan Mencuri Kotak Amal Masjid Sirajul Munir, Pencuri Ini Dikeranda Warga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Pihak Bahar bin Smith Laporkan Istri Korban Pengeroyokan ke Polres Bogor atas Dugaan Berita Bohong
-
BRI Dorong Bisnis Konsumer Lewat Kick-Off Consumer Expo dan Program Undi Hadiah Nasabah
-
Presiden Prabowo Tantang Kompetisi 2029, Ungkap Capaian MBG Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja
-
Tanggap Bencana di Kabupaten Bandung Barat, Bank Mandiri Distribusikan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Lagi di Longsor Bandung Barat, Total Korban Capai 70 Orang