SuaraJabar.id - Tampaknya semakin banyak orang yang siap berbuat nekat demi mengunggah konten di media sosial. Termasuk wanita di video unggahan akun Instagram @rina.senjaa1 berikut ini, memperlihatkan seorang ibu yang nyawanya hampir terancam karena kelalaiannya sendiri.
"Hampir saja... Alhamdulillah selamat. Selalu waspada dan hati-hati," ungkap @rina.senjaa1, seperti dikutip SuaraJabar.id pada Senin (22/8/2022).
Tak ada keterangan di mana dan kapan peristiwa menegangkan ini terjadi. Hanya terlihat sejumlah orang yang berdiri di sebelah rel kereta api, seolah memang sengaja menunggu si ular besi melintas.
Pemandangan seperti ini memang awam dijumpai di berbagai wilayah Indonesia. Namun tentu saja mereka harus ekstra waspada, seperti jangan berada dalam jarak yang terlampau dekat dengan rel atau salah-salah bisa berakhir celaka.
Beberapa orang lain menerapkan prinsip yang sama. Mereka tampak mundur menjauhi rel ketika sebuah kereta api hendak melintas.
Namun tidak dengan ibu-ibu tersebut. Ia dengan gagah berani tetap berdiri di samping rel, tampak memegang ponselnya kemungkinan untuk merekam kereta api yang akan tiba.
Terdengar suara peringatan di video tersebut. "Woi, minggir Bu, kereta!" ujar seorang pria di video, yang tentu tak diindahkan oleh emak-emak tersebut.
Hingga kereta melaju semakin dekat dan benar-benar sudah hampir menabrak wanita itu. Beruntung ia masih sempat menyingkir dan tampak syok karena nyawanya hampir terancam.
"Mamp*s lu! Nggak minggir sih lu," ucap pria itu lagi, kepalang kesal dengan emak-emak yang nekat berdiri dalam jarak sangat dekat dengan rel demi merekam kedatangan kereta api.
Baca Juga: Kena Derek Gegara Parkir Sembarangan, Pria Ini Malah Santai Duduk di Sepeda Motor yang Dikerek
Sikap acuh tak acuh si ibu ketika kereta api hampir datang tentu ikut membuat warganet kesal. Seperti dilihat di kolom komentar, warganet kompak mengaku gemas melihat ibu itu santai meski nyawanya nyaris terancam.
"Gemes deh sama ibu-ibu. Apalagi kalau di jalan pakek motor," komentar warganet.
"Kok bisa segitu kopongnya?" kata warganet.
"Hampir aja dibelai lokomotif," ujar warganet.
"Emak emak hanya perkasa di jalan raya bukan di rel kereta," imbuh warganet lain.
"Ntar yang disalahin setan budeg, padahal situ yang lemot..." sindir warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Pria Nekat Singkap Jilbab Petugas Stasiun Paledang Bogor Gegara Tak Boleh Masuk Peron, KAI Buka Suara
-
Sejoli Bertengkar, Pria Ini Dianiaya Hingga Kepala Ditoyor Pasangannya, Warganet: Itu Bukan Cinta
-
Bak Pesta Rakyat, Pernikahan Kakek dengan Gadis Berumur 25 Tahun Buat Heboh, Sampai Ditandu Warga, Publik: Kawal Terus
-
Viral Kronologi Diduga Oknum Anggota TNI AL Aniaya Advokat, Publik: Kita Kawal Biar Masalah Ini Segera Tuntas
-
Potret Pemandangan Trotoar Jadi Tempat Parkir Puluhan Mobil, Pemotor Geleng-Geleng Kepala
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor
-
Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama