SuaraJabar.id - Sidang kasus pelecehan seksual dengan terdakwa seorang oknum ustaz asal Pangalengan Kabupaten Bandung saat ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Bale Bandung.
Meski proses hukum tengah berjalan, pihak korban mengaku khawatir dengan adanya rumor yang berkembang bahwa terdakwa yang merupakan ustaz itu bakal bebas dari jeratan hukum.
"Masyarakat merasa khawatir karena muncul isu kalau terdakwa akan dilepaskan. Juga menggunakan pengacara top," ujar Budiman, tim advokasi korban di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kamis (25/8/2022).
Isu tersebut membuat masyarakat juga korban merasa gelisah, terutama kaitan masalah keadilan kepada para korban.
Dengan kekhawatiran tersebut, orang-orang yang mendukung korban melayangkan surat yang ditujukan kepada beberapa pihak agar turut mengawasi kasus tersebut.
"Masing-masing dari tim advokasi memberikan dukungan dan membuatkan surat yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung, surat juga ditujukan pada Mahkamah Agung, komisi yudisial, kemudian ditujukan juga kepada Jaksa Agung, Komisi Kejaksaan, Kepada Komnas Anak juga, LPSK, dan ke Presiden," katanya.
Mereka berharap agar pihak-pihak tersebut turut mengawal proses peradilan kepada terdakwa, sehingga para korban bisa mendapat keadilan dan terdakwa dihukum seberat-beratnya.
"Kami juga meminta agar para korban mendapat pendampingan visum psikiatrum, supaya ke depan para korban ini tidak menjadi pelaku kejahatan," katanya.
Kasus dugaan pencabulan oknum ustad di Pangalengan telah masuk persidangan di Pengadilan Negeri Bale Bandung dengan agenda pemeriksaan saksi.
Baca Juga: Ustadz Derry Sulaiman Dukung Pesulap Merah: Pengobatan Dukun Palsu Harus Ditumpas ke Akar-akarnya
Tag
Berita Terkait
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia
-
Ulasan Dan Bandung: Adaptasi Novel Pidi Baiq yang Sukses Menguras Air Mata
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Bupati Bandung Sediakan Pinjaman Modal Rp10 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas