SuaraJabar.id - Baru-baru ini media sosial sedang sangat menyoroti dugaan pungutan liar yang dilakukan sejumlah oknum Dinas Perhubungan. Mereka melakukannya dengan modus melakukan razia pengemudi, sebuah tugas yang semestinya tidak dikerjakan oleh petugas Dishub.
Hal ini seperti yang terekam di video viral unggahan akun Instagram @trending.banget. Terlihat perekam video yang mendatangi sekelompok petugas Dishub yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Pemilik kanal YouTube Tapikor itu rupanya mempertanyakan surat tugas untuk kegiatan yang dilakukan para petugas Dishub tersebut, yakni melakukan razia pengemudi.
"Kaget ada masyarakat yang berani mempertanyakan kegiatan nya, para petugas Dishub, langsung kabur," tulis pemilik video, dikutip SuaraJabar.id, Senin (29/8/2022).
Deskripsinya memang benar, sebab para petugas Dishub itu langsung kabur setelah perekam video mendesak agar mereka menjelaskan apa yang tengah dikerjakan.
"Lagi razia?" tanya perekam video kepada salah seorang petugas Dishub yang berjaga di pinggir mobil. "Siapa yang PNS ini?"
Namun petugas Dishub malah berkelit, "Ini lagi patroli."
Merasa pertanyaannya tak terjawab, perekam video lalu berjalan ke samping mobil dan menemukan petugas Dishub yang sedang memeriksa surat-surat milik seorang pria.
"Bapak PNS-nya?" tanya perekam video yang diiyakan oleh petugas tersebut. "Bapak lagi apa? Razia apa?"
Baca Juga: Viral Anak Diduga Down Syndrome Antre Isi BBM dengan Sepeda, Aksi Petugas SPBU Banjir Pujian
"Lagi patroli," balas petugas Dishub tersebut. "Sejak kapan Dishub bisa patroli? Ada undang-undangnya nggak?"
Pertanyaan itu rupanya membuat mereka tidak nyaman sehingga petugas tersebut segera kembali ke dalam mobil.
Namun perekam video tetap gigih meminta kejelasan, apalagi karena tampaknya oknum petugas tersebut telah meminta sejumlah uang tebusan kepada pengemudi dengan dalih patroli.
"Yang di sana tadi Bapak minta 20 ribu ya. Bapak nggak ada wewenang lho, saya panggil polisi sekarang ya," ancam perekam video.
"Biar bapak-bapak tahu ya, bapak-bapak Dishub nggak bisa melakukan patroli, pengawasan, (atau) razia, itu kewenangan polisi," lanjutnya.
Tak disangka, para petugas Dishub itu malah langsung tancap gas dan meninggalkan perekam video begitu saja. "Woi! Jangan lari, woi!" serunya yang tentu tidak diindahkan para petugas tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Video Santriwati Nangis Kejer Saat Diminta Hancurkan HP Sendiri Pakai Batu, Tuai Pro Kontra: Ingat Perjuangan Ortu
-
Videonya Viral, Begini Kronologi Wanita Dapat Kekerasan dari Satpol PP Padang Usai Rekam Penertiban Pedagang
-
Jangan Ditiru! Viral Penonton Bioskop Angkat Kaki ke Bangku, Warganet: Nggak Sopan
-
Tampak Luar Sederhana, Isi Rumah Kayu Ini Bikin Kagum Saat Pintunya Dibuka, Warganet: Definisi Inner Beauty
-
Viral Emak-emak Mengamuk dan Pukul Biduan Gegara Tak Terima Suaminya Ikut Joget di Panggung
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
3 Fakta Misteri Dentuman Keras yang Bikin Geger Warga, PVMBG dan BMKG Beda Suara
-
Langit Cianjur Membara! Dentuman Keras dan Kilatan Merah Misterius Bikin Warga Pacet Berhamburan
-
Kolaborasi Perdana di Basket, Extrajoss Ultimate Gandeng Satria Muda Bandung
-
Kabupaten Bogor Juara 1 Destinasi Wisata Terpopuler Jawa Barat 2025, Ini Rahasianya
-
Gunung Sanggabuana Jadi Primadona, Kawasan Glamping Karawang Selatan Dongkrak Ekonomi Warga