SuaraJabar.id - Bursa Pemilihan Gubernur Jawa Barat atau Pilgub Jabar 2024 makin ramai usai politikus Partai keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani menyatakan siap maju di kontestasi itu.
Netty mengatakan konstitusi menjamin setiap warga Indonesia untuk maju dalam hajat demokrasi.
"Itu sesuatu yang sudah diatur oleh konstitusi, setiap warga negara punya hak dan kewajiban yang sama baik dalam konteks hukum maupun dalam demokrasi kita. Artinya warga negara berhak memilih dan dipilih," kata Netty di sela-sela kegiatan sosialisasi penurunan stunting di Desa Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (17/9/2022).
"Begitu pun saya sebagai perempuan, berhak untuk dipilih maupun dipilih dalam kontestasi pemilihan legislatif maupun kepala daerah," terang Netty.
Ia menerangkan meski siap serta secara persyaratan secara konstitusi telah memenuhi, dirinya tetap akan mengikuti mekanisme tahapan yang dibuat partai. Pasalnya, ada tahapan yang mesti dilalui seperti penjaringan dan seleksi.
"Persyaratannya kan ada, tinggal kita tunggu bagaimana merumuskan tahapannya mulai dari penjaringan, seleksi, dan sebagainya. Tapi intinya saya sebagai kader partai jika ditugaskan siap," papar Netty.
Di temui di lokasi sama, Ahmad Heryawan atau Aher siap mendukung sang istri untuk maju dalam Pilgub Jabar. Apalagi jika niat tersebut telah didukung PKS.
"Kalau partai mencalonkan beliau, ya saya juga pasti harus merestui," jelas Aher singkat.
Selain Netty, beberapa sosok juga telah menyatakan siap maju di Polgub Jabar 2024. Salah satunya adalah Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule.
Baca Juga: Soal Duet Anies-AHY di Pilpres 2024, PKS: Belum Final
Sosok lain yang digadang-gadang bakal maju pada Pilgub Jabar 2022 adalah politikus Partai Nasdem, Saan Mustopa. Kemudian Ketua DPW PAN Jabar Desy Ratnasari mengaku siap mengikuti Pilgub Jabar 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Putusan MK Gibran, NasDem Mulai Jaring Aspirasi DPW Se-Indonesia
-
Beredar Surat Usul Pemakzulan Wapres Gibran, NasDem Membantah
-
Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran
-
Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks
-
Beredar Surat Usul Impeachment Gibran dari Anggota DPR NasDem, Saan Mustopa Buka Suara
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua
-
Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang
-
Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok
-
DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas
-
Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang