SuaraJabar.id - Bangunan rumah milik warga di pinggir aliran Sungai Ciletuh, tepatnya di Kampung Sampora RT 06/03 Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi terancam bencana pergerakan tanah yang terjadi pada Sabtu (17/9/2022) malam.
Dari keterangan, pergerakan tanah di daerah itu mulai terjadi pada Sabtu malam. Namun Kepala Desa Caringinnunggal Neji Jaenudin mengatakan pergerakan tanah baru diketahui pada Minggu (18/9/2022).
Neji menyebut pergerakan tanah dipicu hujan deras dan kondisi tanah yang labil.
"Akibat intensitas hujan yang tinggi dengan kondisi tanah labil, berdekatan dengan bantaran Sungai Ciletuh dan mengancam permukiman warga," kata Neji.
Adapun rumah yang terancam pergerakan tanah sepanjang 15 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 5 meter, adalah milik Aden (40 tahun). Neji mengatakan rumah warganya tersebut terancam dan sudah mengalami keretakan pada bagian ujung ruangan dapur.
"Sangat rawan saat hujan dan perlu segera dilakukan penanganan dengan terasering (pembentengan). Kami sudah koordinasi dengan Muspika dan mengimbau warga yang terdampak supaya lebih waspada ketika hujan dengan intensitas tinggi," kata Neji.
Sementara ini Aden bersama istri dan dua anaknya masih menghuni rumah itu. Neji mengatakan rencana penanggulangan juga dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan
-
OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan