SuaraJabar.id - Sidang perceraian Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi ternyata ditunda, pada Rabu (5/10/2022).
Informasi itu disampaikan Anne Ratna Mustika yang melakukan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama Purwakarta dengan nomor register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk.
Wanita yang akrab disapa Ambu Anne diketahui datang langsung ke kantor pengadilan agama dan didampingi anggota keluarganya dari Cianjur, sedangkan Dedi Mulyadi diwakilkan oleh kuasa hukumnya yakni Ojat Sudrajat.
Sidang perdana gugat cerai yang dilayangkan orang nomor satu di Purwakarta itu terhadap sang suami dimulai pukul 09.00 WIB, Ambu Anne nampak duduk sebelah kanan majelis hakim sedangkan kuasa hukum Dedi Mulyadi duduk di sebelah kiri.
Ketika dimulai persidangan, sidang berlangsung tertutup yang di pimpin oleh Ketua Majelis Hakim Lia Yuliasih di dampingi Anggota Satu Demi Heryansyah dan anggota dua Ridho. Sidah pertama itu hanya berjalan sekitar 10 menit, kedua pihak langsung keluar dari ruang sidang.
Ambu Anne menyebutkan, sidang diundur karena pihak tergugat tidak hadir sehingga majelis hakim menunda persidangan sampai 19 Oktober 2022 mendatang
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar tadi sidang pemeriksaan identitas. Belum karena tadi dari pihak yang satu tidak hadir jadi tidak bisa di lanjutkan, nanti dilanjut lagi tanggal 19 Oktober,” ucap Ambu Anne, mengutip dari Jabarnews -jaringan Suara.com, Kamis (6/10/2022).
Diketahui pengunduran sidang ini selain karena ketidakhadiran tergugat, tim kuasa hukum juga menolak sidang gugat cerai ini karena pihak tergugat mengaku belum mendapatkan surat panggilan gugatan cerainya.
“Tadi pemeriksaan berkas bahwa surat yang dilayangkan oleh penggugat itu ditolak oleh kami karena secara administratif alamat gugatannya salah ya jangan ke Subang karena secara administratif pak Dedi Mulyadi belum pindah dari Purwakarta ke Subang sehingga kami mohon perubahan alamat yang semula ke alamat Subang kami mohon untuk ke Purwakarta,” ucap kuasa hukum Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat
Ojat menjelaskan, jika ada kesalahan administrasi sehingga pihaknya sampai saat ini belum menerima surat panggilan untuk mengikuti sidang gugat cerai ini.
“Kita belum menerima, saya sendiri sebagai kuasanya belum menerima surat panggilan bahkan isinya enggak tau kenapa karena alamatnya ke Subang, pak Dedi belum pernah pindah ke Subang, KTPnya ada di pasawahan,” terasanya.
Ojat mengaku, dirinya datang mengikuti persidangan karena menghormati institusi pengadilan dan tahu adanya sidang dari media massa.
Sementara menurut Humas Pengadilan Agama Tibyani, membenarkan jika hasil sidang pertama ini ditunda karena pihak tergugat tidak hadir.
“Sidang pertama jadi informasi majelis hakim bahwa pihak tergugat tidak hadir kemudian sidang di tunda selama 2 Minggu sampai 19 Oktober 2022,” tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Sama-sama Unggah Momen dengan Sang Putri Saat Persidangan Perceraian Bergulir
-
5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Cianjur, Ada Pantai hingga Air Terjun
-
Bak Langit dan Bumi, Kang Dedi vs Ambu Anne Adu Kanal Youtube Mereka
-
Hari Ini Rizky Billar, ART dan Sekuriti Bakal Diperiksa Polisi, Buntut Kasus KDRT Kepada Lesti Kejora
-
Perasaan Dedi Mulyadi Digugat Cerai Bupati Purwakarta, Sebut Jika Hidup Tidak untuk Diri Sendiri
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Nekat Bawa Keluarga di Bak Terbuka Masuk Tol Bocimi, Pikap Asal Jakarta Dicegat Paksa Polisi
-
Garut-Bandung Macet Horor! 5 Ribu Kendaraan Padati Leles, Polisi Tarik-Ukur Skema Buka Tutup
-
Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor
-
Bayar Karcis Tapi Lepas Tangan Nyawa Melayang? Dispar Usut Tiket "Siluman" Pantai Tenda Biru
-
Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan