SuaraJabar.id - Warga Sukabumi tepatnya yang bertempat tinggal di wilayah Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 17:00 WIB dibuat panik dengan getaran gempa bumi.
Salah satu warga, Ahmad Dindin bahkan mengaku sampai merasakan getaran gempa sebanyak dua kali. Pada getaran kedua, ia baru merasakan getaran yang cukup besar.
"Saya di rumah bersama keluarga terasa dua kali gempa, yang pertama selewat dan kedua lumayan besar," ucapnya mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com
Hujan angin disertai es mengguyur kawasan Depok, Jawa Barat pada sore ini, Minggu (9/10). Dari unggahan sejumlah video di laman Instagram, terlihat hujan es dengan ukuran cukup besar guyur kawasan Sawangan, Depok.
"Diguyur hujan deras sejumlah kawasan di Sawangan, Depok dilanda hujan es," tulis unggahan akun Instagram @depok.update.
1. Pengakuan Warga Sukabumi Rasakan Getaran Gempa Bumi Banten: yang Pertama Tak Terasa, Kedua Lumayan Besar
Warga Sukabumi tepatnya yang bertempat tinggal di wilayah Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 17:00 WIB dibuat panik dengan getaran gempa bumi.
Salah satu warga, Ahmad Dindin bahkan mengaku sampai merasakan getaran gempa sebanyak dua kali. Pada getaran kedua, ia baru merasakan getaran yang cukup besar.
Baca Juga: BMKG Hari ini, 13 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Rawan Banjir dan Longsor
2. Warga Sawangan Depok Dibuat Geger dengan Hujan Es, Fenomena Apa?
Hujan angin disertai es mengguyur kawasan Depok, Jawa Barat pada sore ini, Minggu (9/10). Dari unggahan sejumlah video di laman Instagram, terlihat hujan es dengan ukuran cukup besar guyur kawasan Sawangan, Depok.
"Diguyur hujan deras sejumlah kawasan di Sawangan, Depok dilanda hujan es," tulis unggahan akun Instagram @depok.update.
3. Berbulan-bulan Puluhan Siswa SD di Tasikmalaya Belajar di Tenda Darurat, Pemerintah di Mana?
Kondisi bangunan sekolah yang hampir ambruk membuat puluhan siswa SD Banjarwangi, Desa Banjarwaringin, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya terpaksa belajar di tenda darurat.
Berita Terkait
-
BMKG Hari ini, 13 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Rawan Banjir dan Longsor
-
Prospek Cuaca Ekstrem di Jawa Barat, BMKG: Waspada Potensi Banjir hingga Longsor
-
Gegara Cemburu, Pria di Sukabumi Nafsu Ingin Bacok dan Ancam Buka Aib Mantan Pacar
-
Penemuan Jasad Bayi di Dalam Tas Warna Biru Bikin Geger Warga Cinere Depok
-
The Best 5 Oto: Daihatsu Charade Wagub Jabar, Wuling Air ev Keliling Monas, Mitsubishi Triton Sport Edition di Australia
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa