SuaraJabar.id - Buntut adanya empat siswa SMP Depok, Jawa Barat terseret arus sungai di Puncak Bogor, membuat perhatian khusus Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Kali ini, Ridwan Kamil melarang pihak sekolah di wilayah Jabar untuk menggelar kegiatan luar ruangan di area perairan seperti sungai.
"Di tengah cuaca ekstrem hujan seperti ini, saya menitipkan pesan jangan dulu ada kegiatan di sekolah, khususnya yang bersifat outdoor yang berhubungan dengan air. Kalau outdoornya kering tak jadi masalah. Sehingga yang berhubungan dengan sungai, curug atau yang melibatkan jumlah banyak dikurangi dulu," kata Gubernur Ridwan Kamil, mengutip dari Antara.
Dia mengatakan cuaca ekstrem yang terjadi saat ini di wilayah Jawa Barat, sangat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Oleh karena itu, kata Ridwan Kamil, pihak meminta kepada sekolah segera menghentikan kegiatan luar ruangan di daerah yang berhubungan dengan air demi keselamatan para peserta didik.
"Peristiwa di Bogor dan di Kabupaten Bogor itu harus jadi evaluasi. Saya sudah perintahkan ditunda dulu sampai cuaca relatif lebih baik. Karena keselamatan nyawa apalagi anak-anak sekolah jauh lebih utama dari apa pun juga," kata dia.
Dia menuturkan, kondisi cuaca saat ini sangat tidak menentu akibat perubahan iklim yang menyebabkan volume curah hujan cenderung tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
"Saat ini isunya ada di global warming. Cuaca makin susah diprediksi, bulan Agustus kemarin yang harusnya sudah mulai musim kemarau malah banjir di Kabupaten Garut. Dan itu merata di semua pulau di Indonesia" kata Ridwan Kamil. [Antara]
Berita Terkait
-
Waspada Penyakit di Musim Hujan, 117 Warga Pamekasan Terjangkit DBD
-
Memasuki Musim Hujan, Ini Pertolongan Pertama Saat Mobil Terendam Banjir
-
Doa Saat Hujan Turun, Hujan Lebat, Hujan Disertai Angin Kencang dan Hujan Disertai Petir
-
BMKG Mengingatkan Sepanjang Malam Jawa Barat Diterjang Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang
-
BMKG: Pengaruh Cuaca Ekstrem terhadap Potensi Awan Cumulonimbus hingga Gelombang Tinggi di Indonesia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur