SuaraJabar.id - Seorang buruh migran perempuan asal Kabupaten Sukabumi berinisial S dikabarkan hilang oleh keluarganya. S hilang kontak dengan keluarganya selama belasan tahun sejak ia pergi ke Arab Saudi pada 2005 lalu.
S merupakan buruh migran asal Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.
"Dia (S) bekerja di Arab Saudi sudah 17 tahun. Menurut bapaknya (A), anaknya itu ditahan oleh majikannya," kata Hamzah (40 tahun) warga setempat, Kamis (24/11/2022).
Hamzah mengatakan pihak keluarga khawatir dengan kondisi S, namun bingung harus berbuat apa. Pasalnya, saat komunikasi terakhir dengan keluarganya sekitar 15 tahun lalu atau 2007, S menyatakan ingin pulang.
Namun, keinginan S untuk pulang ke Indonesia tak terwujud lantaran diduga ditahan majikannya di Arab Saudi. Komunikasi S dan keluarganya sempat berjalan normal sejak berangkat tahun 2005 hingga dua tahun berikutnya.
"Sejak 2007 sampai sekarang tak ada komunikasi sama sekali," ujar Hamzah.
Dari penuturan ayahnya, kata Hamzah, S berangkat ke Arab Saudi saat usia 40 tahun. S berangkat meninggalkan suami dan seorang anak perempuan yang kini tinggal bersama keluarga S di Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten.
"Keluarga sudah melakukan berbagai cara bahkan melalui orang pintar. Keluarga berharap ada kabar keberadaan anaknya tersebut," kata Hamzah.
Kepala dusun setempat, Jamil, membenarkan S adalah warganya yang sudah lama di Arab Saudi dan tidak pulang. Jamil mengaku sudah berusaha menghubungi pihak penyalur S di Jakarta, tetapi belum memperoleh kabar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai
-
Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I