SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terdampar di Riyadh, Arab Saudi. Dalam video itu ada suara perempuan yang meminta dibebaskan.
Dari video yang beredar, para TKI ini meminta pemerintah dapat segera memulangkan mereka agar bisa segera bertemu dengan pihak keluarga. Bahkan mereka memohon bantuan kepada Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun bereaksi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, para pekerja asal asal Jawa Barat itu sudah ditangani oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
"Sudah ditangani oleh KBRI," kata Ridwan Kamil di Kota Cimahi pada Selasa (13/12/2022).
Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat khususnya KBRI untuk memastikan warga Jawa Barat yang disebut terdampar itu bisa dipulangkan ke Tanah Air.
"Kita tunggu dulu karena jangkauan luar negeri bukan kewenagan pemprov. Tapi kami semaksimal mungkin koordinasi dengan KBRI," ujarnya.
Salah satu PMI yang disebut terdampar di Riyadh adalah warga Kampung Andir, RT 03/05, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bernama Halimah (31).
Asep Saepulloh (27) suami dari Halimah bercerita, setelah mengetahui Halimah berada di Riyadh, dia sempat berkomunikasi dengan istrinya itu melalui ponsel RW dan sedikit bercerita bahwa dia sudah bekerja asisten majikan ketika bepergian.
Dari percakapan singkat itu, Halimah bicara ke suaminya jika hari Senin ini akan pulang ke Indonesia. Asep menyesalkan sikap Halimah yang tidak meminta izin pihak keluarga bahwa ia akan bekerja ke luar negeri.
Baca Juga: Hubungan Sudah Mesra, Kapan Ridwan Kamil Bakal Umumkan Dirinya Resmi Jadi Kader Partai Golkar?
"Pasti khawatir, mudah-mudahan dia baik-baik saja di sana. Tapi katanya dia sekarang menuju pulang ke Indonesia," tuturnya.
Sementara terkait adanya informasi bahwa Halimah dan PMI lain yang berasal dari Jawa Barat disekap, Asep belum bisa memastikan karena saat berkomunikasi dengan Halimah, dia mengaku sehat dan baik-baik saja.
"Bilangnya tidak ada masalah, tapi saya enggak tahu soal kebenarannya seperti apa karena pas kemarin video call enggak keburu ditanyain karena koneksinya buruk tidak ada jaringan," tutur Asep.
Asep sendiri memilih menunggu kepulangan Halimah karena berdasarkan komunikasi terakhir dia akan segera pulang ke Indonesia.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain