SuaraJabar.id - AR (16), pelajar asal Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi menceritakan keberingasan geng motor terhadap dirinya pada Sabtu (7/1/2022) sekitar pukul 01.30 WIB.
Peristiwa itu bermula ketika AR yang berboncengan bersama temannya pulang dari Kota Bandung dan memilih lewat kawasan Cimindi yang mengarah ke Jalan Mahar Martanegara.
"Pulang dari Bandung mau ke rumah temen arah Cimindi. Pas lewat itu banyak pada ngumpul," tutur AR kepada wartawan pada Senin (9/1/2023).
Kemudian tepatnya di Jalan Mahar Martanegara dekat Rumah Sakit Kasih Bunda, sekelompok geng motor itu menutupi jalan raya. Sepeda motor yang ditumpangi AR dan temannya itu kemudian dihentikan lalu ditendang pelaku hingga terjatuh.
Korban yang sudah tidak berdaya langsung dihujam menggunakan senjata tajam ke sejumlah bagian tubuhnya.
"Posisi kepala saya di bawah, saya enggak lihat pake apa ditusuknya. Tapi yang konvoi itu banyak, ada sekitar 40 orang. Temen saya juga luka sama," ujar AR.
Menggunakan sisa tenaganya, AR kemudian mencoba menyelamatkan diri dengan cara berlari ke arah pos keamanan salah satu pabrik di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah itu ia dibawa ke Rumah Sakit Kasih Bunda untuk mendapatkan perawatan.
Setelah diperiksa, AR mengalami luka akibat senjata tajam pada bagian punggung dan tangannya.
"Di bagian punggung itu ada 5 luka tusukan dan tangan kanan ada 2 luka. Total jahitannya untuk semua lukanya ada 29," katanya.
Tuwon (53) ayah korban mengaku sudah melaporkan kejadian yang menimpa anak bungsunya itu. Dia berharap para pelaku segera tertangkap agar tidak semakin meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Remaja Wajib Tahu! Inilah 8 Tips Sukses Hadapi Masa Pubertas
"Mudah-mudahan cepet ditangkap biar gak meresahkan masyarakat lain, biar gak ada korban lagi karena ini meresahkan," ujarnya.
Kepala Seksi Humas Polres Cimahi AKP Hendra Solih mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kejadian tersebut. Saat ini Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi tengah melakukan penyelidikan.
"Satreskrim Polres Cimahi sedang melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan segera terungkap," katanya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi