SuaraJabar.id - Untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-541, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menggelar gebyar layanan publik cepat dan mudah bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Selain itu digelar juga Roadshow Bus KPK untuk mengedukasi masyarakat pentingnya perilaku anti korupsi, yang akan dilaksanakan Minggu (4/6/2023), di Stadion Pakansari Cibinong.
Beberapa layanan publik akan ditawarkan bagi masyarakat, antara lain layanan identitas kependudukan digital, layanan PBB, Samsat Keliling, donor darah.
Dalam hal hiburan, HJB dimeriahkan bazar UMKM, senam, playday board, dan sejumlah doorprize menarik bagi yang beruntung. Serta sosialisasi dan edukasi perilaku anti korupsi.
"Ikuti semua rangkaian kegiatan dengan baik salah satunya sosialisasi kesadaran anti korupsi. Agar masa depan Indonesia menjadi lebih baik. Jika pemimpinnya baik maka akan terwujud masa depan bangsa Indonesia yang baik," jelas Sekda Kabupaten Bogor.
Ketua Panitia HJB ke-541, Zainal Ashari menjelaskan, gebyar layanan publik dan Roadshow Bus Antikorupsi dengan tema “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilakukan untuk memberikan kemudahan pelayanan juga meningkatkan kesadaran masyarakat anti korupsi, dengan menargetkan kurang lebih lima ribu masyarakat yang turut memeriahkan acara tersebut.
“Kami Pemdakab Bogor mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor hadir memeriahkan acara ini, dan manfaatkan layanan publik yang kami sediakan, ikuti sosialisasi Roadshow Bus KPK di Stadion Pakansari, sambil menikmati kegiatan hiburan lainnya,” pungkas Zainal.
Berita Terkait
-
Jadi Prioritas, Pemdakab Garut Tekan Angka Stunting Sampai 13 Persen
-
Atalia Ridwan Kamil Apresiasi Gelar Kain Nusantara 2023
-
Wagub Jabar Tegaskan Segera Eksekusi Lahan Pemprov Yang Diserobot AJ di SMAN 2 Garut
-
HJB ke 541, Tirta Kahuripan Lakukan Terobosan Ini
-
Serahkan Penghargaan Paritrana Award Tingkat Jabar, Uu Ruzhanul: Perhatikan dan Lindungi Tenaga Kerja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba