SuaraJabar.id - Korban pembunuhan yang ditemukan di sebuah kontrakan di Gang Famili, RT 02/05, Kelurahan Cibuntu, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung ternyata merupakan warga Kota Cimahi.
Korban yang diketahui berinisial EP (43) yang ditemukan pada Rabu (7/6/2023) merupakan warga Jalan Cigondewah Girang, RT 02/32, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
"Saya sudah konfirmasi ke Pak RW bahwa betul itu warga Kelurahan Melong, RT 02 RW 32," kata Lurah Melong Dian Rohmat saat dikonfirmasi pada Kamis (8/6/2023).
Dia mengatakan, sebelumnya hanya mendapat informasi bahwa kejadian dugaan pembunuhan itu terjadi di wilayah Cijerah, Kota Bandung. Kemudian ia mendapat informasi dari WhatApps Group RT ternyata korban berdomisili di Kota Cimahi.
"Pas kemarin saya taunya lokus kejadiannya di Cijerah, tetangga dengan Melong. Kemudian ada informasi di Grup RT (korban warga Cimahi) saya kaget. Tadi pagi saya pastikan ternyata fiks warga Cimahi," ungkap Dian.
Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya korban sudah dikebumikan di TPU Sukamaju Kelurahan Melong.
"Jenazah sudah dimakamkan di TPU Sukamaju. Saya mewakili ASN Kelurahan Melong turut berduka cita dengan kejadian kemarin," kata Dian.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan berdasarkan hasil pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diduga kuat tewas karena dibunuh.
"Jadi kemarin ada kejadian penemuan mayat di Bandung Kulon, setelah pengecekan tim Inafis dan olah TKP, memang itu telah teridentifikasi mayat inisial EP, diduga korban 338 atau pembunuhan," kata Budi.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Pria di Kamar Hotel Kebayoran Baru, Polisi Selidiki
Korban sebelumnya ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan dengan terbungkus karung dan tertutup oleh kasur.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Pria di Kamar Hotel Kebayoran Baru, Polisi Selidiki
-
Geger! Ditemukan Mayat di Hotel Kawasan Jaksel
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan Tergeletak di Jalan Padang Pariaman, Diduga Tewas Dibunuh
-
Kronologi Penemuan Mayat Berdiri di Semarang, Ternyata Korban Penganiayaan
-
Penemuan Mayat Bayi yang di Duga Hasil Hubungan Gelap Gegerkan Warga Selaawi Garut
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun