SuaraJabar.id - Salah satu momen paling dikenal di era 90-an ialah bertadang ke warung telekomunikasi alias wartel. Bagi generasi 90-an tentu tak asing dengan teknologi era 90-an ini.
Nah bagi kalian yang ingin bernostalgia dengan mengenang momen-momen saat berada di wartel dan warnet, bisa langsung datang ke Paskal Food Market, Kota Bandung.
Di Paskal Foot Market Kota Bandung dari 23 September hingga 8 Oktober sedang berlangsung acara untuk bernostalgia era 90-an dengan mengujungi instalasi seni yang disulap jadi wartel dan warnet.
Acara ini digagas oleh PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi (Flip). Startup Flip mengajak masyarakat untuk merasakan kembali era 1990-an dengan menggelar acara berbentuk instalasi seni Ruang Nostalgia.
Baca Juga: 3 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Flip Bisa Pengguna Rasakan
Acara ini akan membawa pengunjung dalam perjalanan nostalgia menyusuri aktivitas generasi 90-an dan perjalanan teknologi industri keuangan di Indonesia.
"Dalam aktivitas ini, Flip mempersembahkan misi khusus yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi pengalaman unik seperti mengunjungi warung telekomunikasi (wartel), warung internet (warnet), berinteraksi dengan teller bank, hingga menggunakan kacamata 3D, semua dengan sentuhan nostalgia yang mendalam," kata
Adhitya Insan Mahaputra, Brand Manager Flip.
Pengguna yang berhasil menyelesaikan misi Flip berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa Samsung Z Flip 5 128gb, Airpods Gen 2, dan Air Purifier Philips. Masyarakat dapat berkunjung dan menikmati instalasi seni ini dengan bebas biaya masuk.
"Kami ingin membangun pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat, memberikan kesempatan untuk bernostalgia dengan masa lalu sekaligus mengapresiasi bagaimana teknologi telah memperkaya hidup kita saat ini," kata Adhitya Insan.
Selain menjadi momen nostalgia, acara ini juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan peran teknologi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi telah menjadi salah satu pilar dalam memajukan industri keuangan di Indonesia.
Baca Juga: Phantom V Flip 5G Diluncurkan Global Andalkan Beberapa Teknologi Kamera Canggih BIkin
Dia menjelaskan, masyarakat pun telah memilih keuangan digital untuk transaksi sehari-hari yang lebih efisien. Hal ini selaras dengan data Bank Indonesia pada Triwulan II 2023, nilai transaksi Uang Elektronik (UE) meningkat 14,82% (yoy) sehingga mencapai Rp 111.35 triliun, sementara nilai transaksi digital banking tercatat Rp13.827 triliun atau tumbuh sebesar 11,6% (yoy).
Berita Terkait
-
Kantongi Sertifikasi Baru, Xiaomi Mix Flip 2 Bawa Spesifikasi Begini
-
Harga Lebih Miring, Fitur Kamera Samsung Galaxy Z Flip 7 FE Terungkap
-
Render Samsung Galaxy Z Flip 7 FE Beredar, Bawa Modul Kamera Baru
-
Bocoran Harga Motorola Razr 60 Ultra, HP Lipat dengan Spek Gahar Saingan Galaxy Z Flip
-
Harga Diprediksi Lebih Murah, Samsung Galaxy Z Flip FE Lolos Sertifikasi Resmi
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Cari Titik Temu, Bupati Bogor Ajak Duduk Bersama Bahas Isu Viral Kades Minta THR
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?