SuaraJabar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat pada hari ini, Kamis (30/11). Hal ini disebabkan adanya bibit siklon tropis 95B di Samudera Hindia Barat, Aceh.
Khusus masyarakat di Kota Bandung, Jawa Barat, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk waspada karena hari ini, kota Kembang berpotensi hujan petir.
"Saat ini terpantau adanya bibit siklon tropis 95B di Samudera Hindia barat, Aceh dengan kecepatan maksimum 20 knots dan tekanan udara minimum 996, 4 IhPh. Sistem ini berdampak terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara," kata Prakirawan BMKG Nurul Fitria seperti dikutip dari Antara.
Prakiraan cuaca di Pulau Jawa terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang di Kota Serang, Semarang, dan Surabaya. Sementara Jakarta umumnya berawan.
BMKG di laman resmi memberikan peringat dini adanya hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada malam ini di sejumlah wilayah, antara lain, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Sumedang, Indramayu, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Majalengka dan Sukabumi.
BMKG juga memprakirakan pada siang ini, sejumlah wilayah di Jabar seperti Bekasi, Bandung dan Cianjur sudah mulai akan turun hujan disertai petir.
Sementara itu, prediksi cuaca di Pulau Sumatera diperkirakan berpotensi hujan petir di Kota Banda Aceh dan Pekanbaru. Sementara di Kota Medan berpotensi hujan sedang, Tanjung Pinang berpotensi hujan ringan, dan Kota Padang umumnya berawan.
"Waspadai potensi hujan petir di Kota Jambi dan potensi hujan lebat di Kota Pangkalpinang. Palembang dan Bandar Lampung umumnya hujan ringan, Kota Bengkulu umumnya berawan," jelas Nurul Fitria.
Baca Juga: Kampanye di Kota Bandung, Anies Baswedan Umbar Janji Soal KPR Rumah untuk Pekerja Informal
Berita Terkait
-
Kampanye di Kota Bandung, Anies Baswedan Umbar Janji Soal KPR Rumah untuk Pekerja Informal
-
Kegelisahan Warga Selajambe di Tengah Proyek Pembangunan Tol Bocimi Seksi 3
-
Polisi Beberkan Dugaan Penyebab Ledakan Gas Truk di Sukabumi yang Sebabkan Dua Orang Tewas
-
Ibu Kepsek Teladan Jadi Korban Tewas Kecelakaan Truk Gas Meledak di Sukabumi
-
Sorotan Jabar, Teka Teki Si Teteh Baru yang Dekat dengan Dedi Mulyadi, Truk Muatan Gas Meledak di Sukabumi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam