SuaraJabar.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 yang mengguncang Sumedang, Jawa Barat, pada malam Tahun Baru 2024, Minggu (31/12/2023) lalu hingga kini terus diupayakan update korban.
Penjabat Bupati (Pj) Sumedang, Herman Suryatman, menginformasikan bahwa tiga orang mengalami luka ringan akibat gempa bumi tersebut.
Dalam konferensi pers daring dengan BMKG pada Senin (1/1/2024) dini hari tadi ia menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa, dan ketiga orang yang mengalami luka ringan telah ditangani.
Daerah yang terdampak gempa antara lain Tegalsari, Cipameungpeuk, dan Babakan Hurip. Beberapa rumah di Tegalsari dan Cipameungpeuk mengalami keretakan, sementara di Babakan Hurip terdapat 53 rumah dengan laporan sementara.
Selain pemukiman, gempa juga memengaruhi dua rumah sakit, yaitu RSUD Kabupaten Sumedang dan Rumah Sakit Pakuwon. Herman menyatakan bahwa kondisi Rumah Sakit Pakuwon relatif aman, dengan evakuasi pasien dilakukan secara cepat. Namun, tiga bangunan di RSUD Sumedang, termasuk Paviliun, VIP, dan Ruang Sakura, mengalami keretakan akibat gempa.
RSUD Sumedang menangani evakuasi 331 pasien ke lima tenda di sekitar area rumah sakit. Dua pasien dengan kondisi sakit berat mendapat perawatan intensif.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa terjadi di Sumedang, Jawa Barat, jelang tahun baru 2024, pada pukul 20.34 WIB. Gempa sebelumnya dengan magnitudo 4,1 juga terjadi pada hari yang sama pukul 14.35 WIB.
Gempa tersebut merupakan gempa tektonik dangkal yang diduga dipicu oleh aktivitas sesar aktif, demikian keterangan dari Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Hanya satu jam berselang, gempa susulan dengan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah tersebut.
Baca Juga: Waspada! BMKG Prediksi Kota Bandung Hari Ini Berpotensi Hujan Petir
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru 2024 Sumedang Diguncang Gempa Magnitudo 4,8
-
Begini Penjelasan BMKG Soal Gempa di Pangandaran, Ada Hubungan dengan Lempeng Eurasia
-
Gempa Pangandaran Terasa hingga Sukabumi, Waspada Gempa Susulan
-
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Sukabumi, Polisi Ungkap Truk Hilang Kendali Saat Lalui Jalur Menurun
-
Waspada! BMKG Prediksi Kota Bandung Hari Ini Berpotensi Hujan Petir
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam
-
Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita
-
Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak