SuaraJabar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi dengan magnitudo 5.5 di wilayah Kabupaten Pangandaran pada hari ini, Kamis 28 Desember 2023. Pusat gempa terlokasi di laut, sekitar 80 kilometer Barat Daya dari Kabupaten Pangandaran.
Guncangan gempa ini dirasakan di beberapa wilayah sekitarnya dengan intensitas berbeda. Skala intensitas gempa (MMI) mencapai tingkat IV di Garut, tingkat III di Cilacap dan Pelabuhan Ratu, serta tingkat II-III di Bandung dan Sukabumi.
Meskipun gempa ini memiliki magnitudo yang signifikan, BMKG memberikan arahan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan. Arahan ini dikeluarkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah terdampak.
Saran dari BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi. Masyarakat diimbau untuk menjauhi bangunan yang dapat roboh dan selalu mencari tempat yang aman dalam situasi darurat.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban akibat gempa ini. Tim BMKG terus melakukan pemantauan dan analisis untuk memberikan informasi lebih lanjut terkait situasi pasca gempa. W
arga dihimbau untuk mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, seperti BMKG, guna mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya terkait peristiwa gempa bumi ini.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Sukabumi, Polisi Ungkap Truk Hilang Kendali Saat Lalui Jalur Menurun
-
Belasan Titik Longsor Terjadi di Sukabumi Dalam 2 Hari Terakhir
-
Jawa Barat Punya 27 Kabupaten/Kota, Daerah Mana yang Paling Banyak Miliki Kecamatan?
-
Bencana di Sukabumi, Rumah Ambruk Tewaskan Seorang Ibu Saat Masak hingga Pohon Tumbang dan Longsor
-
Belum Ada Pemetaan Kerawanan Bencana, Warga Cireunghas Sukabumi Was-was dengan Pergerakan Tanah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba