SuaraJabar.id - Tim Persija Jakarta harus menempuh perjalanan enam jam untuk sampai ke Bandung, menjelang pertandingan pekan ke-28 BRI Liga 1 2023-2024 menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/2024).
Menurut pelatih Persija, Thomas Doll, skuat Macan Kemayoran perjalanan darat yang cukup melelahkan tersebut membuat kondisi pasukannya dalam kondisi kurang bagus.
Pasalnya, selama perjalanan dari Jakarta menuju Bandung pemain harus berada di dalam bus selama enam jam, dan baru tiba di hotel sekitar pukul 23.00 WIB.
"Pertama-tama saya memohon maaf datang terlambat, karena normalnya perjalanan tiga jam tapi sekarang sudah hampir enam jam. Ini bukan persiapan yang terbaik karena kami terlalu lama berada di dalam bus dan itu tidak bagus," kata Thomas Doll saat konferensi pers di Hotel Aston, Kota Bandung, Jumat (8/3/2024) malam.
Meski demikian, Thomas Doll memastikan sebelum berangkat ke Bandung, Persija sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi skuat Maung Bandung.
Selain itu, mayoritas anak asuhnya dalam kondisi bugar pada masa persiapan untuk melakoni pertandingan pekan ke-28 kompetisi BRI Liga 1 2023-2024.
"Tapi sebelumnya kami sudah menjalani latihan selama satu pekan dengan baik, tidak banyak pemain yang sakit, tidak seperti di pertandingan yang sebelumnya," ucapnya.
"Maciej sudah kembali gabung latihan dengan tim, Kudela memang baru dua kali mengikuti latihan dan kami menjalani latihan dengan baik usai laga sebelumnya," ujarnya menambahkan.
Pada sesi latihan yang berlangsung pada Rabu (6/3/2024) petang, ratusan Jakmania berkumpul di area belakang gawang tempat latihan Persija. Layaknya sebuah pertandingan, mereka bernyanyi memberikan semangat kepada pemain.
Baca Juga: Persib vs Persija Tanpa Penonton, Umuh Muchtar: Ada Pihak yang Sengaja Cari Masalah
Menurut Thomas Doll kehadiran suporter tersebut membuat motivasi anak asuhnya semakin meningkat untuk menghadapi Persib, pada pekan ke-28 kompetisi BRI Liga 1 2023-2024.
"Suporter juga datang mendukung kami dan bicara mengenai betapa pentingnya pertandingan ini," ungkapnya.
Persiapan Persija sendiri menurutnya berjalan dengan lancar, anak asuhnya bisa menjalankan program latihan yang diberikan olehnya dengan maksimal, sehingga pihaknya merasa optimis bisa mengamankan poin dari Bandung.
"Saya bisa merasakan pemain begitu berkonsentrasi dan mereka menjalankan latihan sesuai dengan apa yang kami perlukan dalam 1-2 hari sebelum pertandingan, dari taktikal juga, bagaimana kami mau bermain, bagaimana kami ketika bertahan," katanya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Persib vs Persija Tanpa Penonton, Umuh Muchtar: Ada Pihak yang Sengaja Cari Masalah
-
Tanpa Penonton, Persib vs Persija: Adu Gengsi di Si Jalak Harupat yang Sepi
-
Polda Jabar Siap Amankan Laga Persib vs Persija
-
Eks Juventus Tak Sabar Rasakan Atmosfer Panas Persib vs Persija
-
Jelang Lawan Persija, Ratusan Bobotoh Geruduk Tempat Latihan Persib: Wajib 3 Poin!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026