SuaraJabar.id - Sejumlah warga negara asing alias WNA diamankan petugas gabungan Polisi dan TNI di Pantai Keusik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
WNA yang diamakan petugas gabungan itu berjumlah 28 orang, mayoritas berasal dari Bangladesh. Mereka diamankan setelah kapal yang dinaiki tengah bersandar.
Setelah berhasil diamankan, 28 WNA itu kemudian dibawa ke Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.
Menurut Humas Polres Sukabumi, Iptu Aah Saepulrohman, dari 28 WNA itu, 23 berasal dari Bangladesh.
"Iya betul telah diamankan dan saat ini ada di Polres Sukabumi. WNA yang terdiri dari 23 warga Bangladesh, empat orang diduga warga Cina dan satu orang warga India," ucapnya seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Minggu (30/6/2024).
Menurut Aah, 28 WNA itu diamankan di kapal jenis Spedboat Tonase dan setelah dilakukan pemeriksaan, ke-28 WNA tersebut tidak mempunyai dokumen keimigrasian yaitu paspor.
"Semua tidak punya paspor. Kalau berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka mengaku paspor mereka saat itu berada didalam kapal kayu yang dihancurkan oleh Petugas Australia sehingga saat ini semua WNA tersebut tidak memiliki kelengkapan dokumen," jelasnya.
Identitas WNA Bangladesh
1) Mohammad Maruf Hasan (26 tahun)
Baca Juga: Bey Machmudin Sambut Kedatangan 440 Jemaah Haji Kloter 1 di BIJB Kertajati
2) MD Sayful Islam (36 tahun)
3) MD Mustafijur Rohoman (28 tahun)
4) Rahim Miahm (29 tahun)
5) Sazu (29 tahun)
6) Tusar Imran (26 tahun)
7) Tuhhun Hasen (26 tahun)
Berita Terkait
-
Bey Machmudin Sambut Kedatangan 440 Jemaah Haji Kloter 1 di BIJB Kertajati
-
Kecelakaan Maut di Sukabumi: Dua Pemotor Tewas Tergilas
-
Pemdaprov Kuatkan Sinergi dengan Kabupaten Bogor untuk Optimalisasi Pembangunan
-
Jabar Juara Judi Online, Bey Machmudin Berencana Bentuk Satgas tapi...
-
Truk Kontainer Terguling di Tol Cipularang: Kemacetan Mengular Arah Jakarta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban