SuaraJabar.id - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengapresiasi penyelenggaraan kontes ternak yang digelar di Kabupaten Bandung Barat. Acara tersebut berhasil menarik banyak pengunjung.
Ditemui seusai acara, Bey menekankan pentingnya acara seperti ini sebagai bukti bahwa Jabar mampu mencapai swasembada pangan, khususnya dalam produksi daging sapi, daging kambing, daging ayam, telur, susu, dan produk olahan lainnya.
“Saya apresiasi Pak Bupati Bandung Barat yang telah menyiapkan acara ini dengan sangat baik, yang dihadiri banyak pengunjung. Dari kontes ini menunjukkan bahwa kita sebenarnya mampu swasembada pangan,” ujar Bey Machmudin seusai Kontes Ternak dan Expo Pangan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 di The Landen, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (25/17/2024).
Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Dida Gardera.
Bey menambahkan, dengan pengelolaan yang baik, Jabar bisa mencapai swasembada pangan tidak hanya pada produk hewani, tetapi juga pada komoditas lain seperti beras. “Ke depan kita bisa lebih baik lagi dalam mengelola sumber daya ini, termasuk beras dan lainnya,” katanya.
Ia juga menuturkan bahwa peningkatan swasembada pangan akan berdampak positif pada peningkatan gizi masyarakat dan penurunan angka stunting.
“Gizi masyarakat akan menjadi lebih baik lagi dan stunting pasti akan bisa ditekan angka-angkanya,” ungkapnya.
Acara kontes ternak tersebut, ujar Bey, menunjukkan pula adanya perputaran ekonomi di masyarakat, terlebih untuk hewan ternak yang memenangkan kontes mendapatkan harga
yang cukup tinggi.
"Harga (ternak) yang cukup tinggi bagi pemenang kontes ini menjadi baik untuk masyarakat karena terjadi perputaran ekonomi,” jelasnya.
Baca Juga: Bey Machmudin: Sekolah Vokasi Variabel Penting Tingkatkan Kemampuan SDM
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Dida Gardera menyatakan bahwa Jabar menjadi salah satu contoh terbaik dalam pengembangan sektor peternakan.
"Bagus sekali, jadi ini bisa menjadi contoh. Tadi sudah disampaikan untuk sektor pertanian termasuk peternakan, Jawa Barat termasuk yang tertinggi pertumbuhan ekonominya,” kata Dida.
Ia juga yakin, di bawah kepemimpinan Bey Machmudin, Jabar akan lebih berkembang dan maju, juga segera mencapai swasembada pangan serta mampu menyuplai daerah lain.
"Saya yakin tidak akan terlalu lama untuk mencapai swasembada pangan dan juga bisa menyuplai daerah lainnya. Saya berharap banyak bahwa Jawa Barat bisa menjadi lokomotif bagi daerah lainnya,” pungkas Dida.
Dalam acara tersebut, Bey Machmudin turut memberikan penghargaan dan hadiah terhadap pemenang kontes ternak.
Berikut daftar pemenang Kontes Ternak dan Expo Pangan Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2024:
Berita Terkait
-
Bey Machmudin Tandatangani Nota Kesepakatan Rancangan KUA dan PPAS APBD Provinsi Jabar 2025
-
Bey Machmudin: Pencapaian Indikator Makro Pembangunan Daerah Jadi Prioritas Utama
-
Bey Machmudin Ajak Arsitek Kembangkan Desain Ramah Lingkungan
-
Jabar Tuan Rumah Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan
-
Bey Machmudin Optimistis Jawa Barat Mampu Swasembada Pangan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sentuh Hati Masyarakat, Lapas Cibinong Hadirkan Bantuan Sosial di Momen Hari Bakti Pemasyarakatan
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Kini Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Cukup STNK!
-
Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?
-
Pesta Nikah Berujung Duka: Ayah di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman, Bupati Perketat Izin Hajatan
-
Buntut Suap Ade Kunang, Giliran Istri Ono Surono Digali Keterangannya oleh KPK