SuaraJabar.id - Bupati Sukabumi Marwan Hamami meninjau sejumlah lokasi pengungsian untuk memastikan kebutuhan para pengungsi yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sudah terkondisikan dengan baik.
"Peninjauan yang kami lakukan ini untuk mengetahui sejauh mana kebutuhan para pengungsi bisa terpenuhi serta memastikan pelayanan berjalan maksimal khususnya layanan kesehatan," katanya usai meninjau beberapa lokasi pengungsian di Sukabumi, Rabu (11/12/2024).
Menurut Marwan, dari hasil peninjauan langsung di lokasi pengungsian, secara umum logistik mencukupi dan pengungsi pun terlayani dengan baik. Meskipun masih ada beberapa kekurangan, pihaknya secara bertahap menutupi kekurangan tersebut.
Selain itu, di lokasi pengungsian pun sudah ada dapur umum sehingga kebutuhan untuk makan para pengungsi sudah tidak ada masalah, kemudian sarana mandi cuci kakus (MCK) masih menjadi perhatian.
Selanjutnya untuk batuan trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana sudah dilaksanakan secara berkelanjutan di lokasi pengungsian. Dengan demikian secara umum segala kebutuhan dan pelayanan sudah terkondisikan.
"Bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi harus menjadi pembelajaran dan penelaahan, terutama dari sisi manajemen resiko hingga konsep ketahanan pangan di setiap wilayah agar jika terjadi logistik, khususnya pangan masih mencukupi," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Marwan bersama jajaran menyempatkan diri untuk meninjausejumlah lokasi pengungsian di seperti di SDN Kalibunder, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya dan di lapang depan Kantor Desa Lembursawah, Kecamatan Pabuaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa