SuaraJabar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan satu rumah yang dihuni seorang janda tua di Kampung Sidat, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas ambruk pada Selasa (28/1/2025).
"Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian di RT 001/007, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Sementara pemilik rumah yakni Mak Aminah sudah kami ungsikan ke rumah kerabatnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas Idrus dikutip ANTARA.
Menurut Idrus, rumah yang didiami oleh Mak Aminah seorang diri, sebelumnya pernah terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada 4 Desember 2024.
Selain itu, masuk dalam pendataan rumah yang mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan terdampak bencana. Rumah ini ambruk selain faktor cuaca buruk kondisinya pun sudah tidak layak huni.
Rumah panggung berukuran 15 meter persegi ini mayoritas bahan bangunannya sudah keropos dan banyak yang rusak. Namun, karena Mak Aminah tinggal seorang diri ditambah tidak ada biaya untuk memperbaiki rumahnya, sehingga sudah lama tidak diperbaiki.
Untuk sementara, penyintas bencana ini mengungsi ke bangunan warung milik kerabatnya yang sudah tidak digunakan, sampai rumahnya kembali dibangun oleh pemerintah.
Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini dan meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi untuk mengirim bantuan darurat untuk korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti
-
Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad
-
Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja
-
Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api
-
Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying