SuaraJabar.id - Nekat, mungkin kata itu tepat jika ditunjukkan kepada seorang pria berusia 14 tahun yang nekat mencuri satu unit mobil Toyota Calya bersama saudaranya yang berusia 10 tahun di Apartemen Gateway, Gunung Batu, Kota Bandung.
Kasus ini berhasil dibongkar Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung. Pihaknya mengamankan anak laki-laki masih bocah.
Kapolsek Cicendo Kompol Dadang Gunawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/4), setelah seorang warga melapor kehilangan kendaraannya saat sedang memanaskan mobil.
“Dari pengembangan cek tempat kejadian perkara (TKP) dengan beberapa bantuan-bantuan saksi maupun dari bantuan CCTV kita bisa melihat bahwa pelakunya adalah seorang anak-anak,” kata Dadang di Bandung, Rabu.
Dadang menjelaskan dalam rekaman CCTV, mobil terlihat dibawa keluar dari area apartemen menuju arah luar kota.
Penyidik kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan kedua anak tersebut di wilayah Ciranjang, Kabupaten Cianjur.
“Jadi pada saat itu juga penyidik mengembangkan sampai ke Cianjur dan berhasil untuk mengejar dan menangkap kedua pelaku anak -anak ini yang berurusan masalah hukum,” katanya.
Setelah diamankan di Polsek Cicendo, kedua anak tersebut diperiksa dan dipanggil orang tuanya. Karena masih di bawah umur, keduanya diserahkan kembali ke orang tua dengan pengawasan ketat.
“Jadi masih sangat rentan karena masih anak-anak jadi kita kembalikan kepada kedua orang tuanya untuk bantu pengawasan sama dalam proses penyelidikan berlanjut,” kata Dadang.
Baca Juga: Misteri Keracunan Massal Cianjur, Ada Jejak Bakteri di Kotak Makan MBG
Dadang menambahkan, korban memutuskan mencabut laporan dan memaafkan kedua anak tersebut karena mempertimbangkan usia pelaku yang masih sangat muda dan kondisi keluarga mereka yang kurang mampu.
“Karena pelaku ini masih kategori anak-anak dan kedua orang tuanya pun masih dikatakan tidak mampu sehingga ada berniat baik daripada korban ini untuk memaafkan,” kata dia.
Lebih lanjut, dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan mesin menyala tanpa pengawasan, karena dapat menjadi peluang terjadinya tindak pidana.
“Ini juga menjadi catatan bagi pemilik kendaraan agar lebih waspada, terutama saat memanaskan kendaraan di area umum,” katanya.
Kronologi Kejadian
Pada Rabu, 23 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, dua anak laki-laki berinisial A (13 tahun) dan S (10 tahun) menyewa kamar di Apartemen Gateway, Gunung Batu, Kota Bandung. Keesokan harinya, setelah berenang di kolam renang apartemen, mereka melihat sebuah mobil Toyota Calya yang sedang dipanaskan tanpa pengawasan pemiliknya. Melihat kesempatan tersebut, A memutuskan untuk mengambil mobil tersebut dan menyuruh saudaranya, S, untuk masuk ke dalam mobil. Mereka kemudian membawa mobil tersebut keluar dari area apartemen .
Berita Terkait
-
Misteri Keracunan Massal Cianjur, Ada Jejak Bakteri di Kotak Makan MBG
-
Gunung Padang Bakal Dirombak, Klaim Piramida Terjawab?
-
Perjuangan Bocah SMP Rawat Ayah Sakit Hingga Meninggal, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Menyentuh
-
Pembersihan Lumpur dan Penyaluran Air Bersih Pasca Banjir di Cianjur Dimulai
-
Evaluasi Total MBG Cianjur! Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Seleksi Ulang Semua Petugas
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Hotman Paris Beri Pendampingan Hukum Gratis untuk Korban Penganiayaan di Bandung
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar