"Obat cacing sangat tersedia, sangat murah. Sekali minum bisa selesai. Begitu juga dengan TBC, kalau ketahuan lebih awal, pengobatannya sangat efektif," ucapnya. Tragedi ini terjadi di tengah solusi yang sebenarnya ada di depan mata.
5. Kematian yang Seharusnya 100% Bisa Dicegah
Menkes Budi dengan tegas menyebut kasus ini sebagai sebuah keterlambatan fatal. "Kalau ketahuan lebih dini, seharusnya tidak sampai meninggal.
Ini sudah sangat terlambat," katanya. Kematian Raya menjadi bukti nyata betapa krusialnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin.
6. Menjadi Alarm untuk Program Skrining Gratis Nasional
Kasus ini dijadikan momentum oleh Menkes untuk kembali menggaungkan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis dari pemerintah.
"Kami ingin 280 juta penduduk Indonesia memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis," imbaunya.
Ini adalah pengakuan tersirat bahwa program skrining nasional yang ada belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
7. Kinerja Puskesmas dan Dinkes Lokal Akan Dievaluasi Total
Baca Juga: Menkes Budi: Balita Raya Meninggal Bukan karena 1 Kg Cacing, Tapi Sepsis Akibat Infeksi Kronis
Sebagai buntut dari tragedi ini, Kementerian Kesehatan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.
"Puskesmas seharusnya bisa mendeteksi dini. Petugas harus aktif membagikan obat cacing dan melakukan surveilans," tutur Budi. Langkah ini menunjukkan adanya indikasi kegagalan fungsi garda terdepan sistem kesehatan dalam kasus ini.
Tag
Berita Terkait
-
Menkes Budi: Balita Raya Meninggal Bukan karena 1 Kg Cacing, Tapi Sepsis Akibat Infeksi Kronis
-
Jabar Media Summit 2025: Ikhtiar Media Lokal Bertahan di Tengah Gempuran Disrupsi Digital dan AI
-
Di Balik Manisnya Gula Aren, Ada Kisah Petani Penyintas Bencana yang Menjaga Bumi Pertiwi
-
Terbongkar! Jaringan Pakaian Bekas Ilegal Ratusan Miliar di Jawa Barat
-
Mobil SMAN 5 Taruna Brawijaya Hantam Truk di Tol Jombang, Empat Orang Terluka Parah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat