SuaraJabar.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung mengungkapkan hingga saat ini sekitar 40 orang saksi terkait korupsi BUMD PT Migas Utama Jabar (MUJ) telah diperiksa, termasuk dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).
"Saksi sudah antara 30 sampai 40 orang, termasuk dari pihak Pemprov Jawa Barat," kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kota Bandung Ridha Nurul Ihsan saat dihubungi ANTARA di Bandung, Kamis 11 September 2025.
Pemprov Jabar, khususnya Biro BUMD, Investasi dan Administrasi Pembangunan (BIA), kata Ridha, dimintai keterangan terkait kapasitas mereka sebagai perwakilan pemerintah daerah selaku pemegang saham dalam kasus yang merugikan negara sekitar Rp86,2 miliar.
"Pasti dimintai keterangan juga sebagai saksi, karena dia perwakilan pemerintah yang memiliki saham," kata Ridha.
Meski demikian, Ridha mengatakan sejauh ini pihak Pemprov Jabar belum terlihat memiliki peran langsung soal kasus ini.
Dia mengatakan kasus ini sedang dalam tahap pemberkasan dan menunggu audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Kita terus cek terus perkembangannya. Mudah-mudahan bisa pekan depan," ucap Ridha.
Dalam kasus PT MUJ ini, Kejaksaan Negeri Kota Bandung telah menetapkan empat tersangka yakni Rizki Hermadhani Dirut PT Energi Negeri Mandiri (ENM) 2022-2024.
Begin Troys mantan Dirut PT MUJ, Nugroho Widyanto Direktur PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) dan Ruli Adi Prasetia Dirut PT ENM 2020-2022 dan Direktur Teknik dan Operasi ENM 2022-2024.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik di Balik Hijrahnya 10 Pejabat Purwakarta ke Jabar
Keempat tersangka itu, kini ditahan di Rutan Kebon Waru Bandung karena diduga telah merugikan keuangan negara sekitar Rp86,2 miliar.
Atas kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa antara PT ENM dan PT SDI tahun 2022-2023 pada proyek kilang minyak di wilayah Kalimantan dan Riau.
Teranyar pihak Kejaksaan menemukan ada dugaan aliran dana pelicin dari SDI ke ENM dan MUJ senilai Rp5 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
Terkini
-
BRI Lewat BRILink Agent Buka Akses Keuangan Bagi Warga Pelangiran di Daerah Perairan Terpencil
-
Kanwil Ditjenpas Jabar Tunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz
-
Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen
-
Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas