SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat mulai menata area di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat dengan menurunkan sejumlah alat berat dan puluhan petugas.
"Sesuai arahan Bapak Gubernur Jabar (Dedi Mulyadi) yang disampaikan pada Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Karawang Minggu (14/9), hari ini kami melaksanakan pembersihan ilalang di sepanjang jalan interchange," kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Agus Mutaqin, di Karawang, Senin 15 September 2025.
Ada sejumlah organisasi perangkat daerah yang dilibatkan dalam menindaklanjuti arahan gubernur agar kawasan di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat yang juga merupakan akses gerbang Tol Karawang Barat tertata rapi.
Di antara organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam kegiatan 'bebersih' di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat ialah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Pemerintah Kecamatan Telukjambe Timur.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya saat Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-392 Kabupaten Karawang di ruang rapat paripurna DPRD Karawang, Minggu (14/9) menyampaikan, pembangunan di Karawang kini berkembang cukup pesat.
"Karawang sebagai pusat industri di Jawa Barat, daerahnya harus tertata dengan baik," kata Dedi.
Ia menyampaikan sebagai daerah industri maka Karawang harus memperhatikan tata kota dan mempercantik wajah atau pintu masuk menuju wilayah Karawang.
Jangan sampai terlihat ketimpangan pembangunan, khususnya di sekitar jalan Interchange Karawang Barat yang banyak bangunan bertingkat (hotel dan apartemen), tapi juga terdapat bangunan-bangunan PKL yang tidak tertata.
"Belum lagi rumput-rumput liar yang tumbuh cukup tinggi di jalan Interchange Karawang Barat, sampai menutupi pemandangan hamparan areal sawah dari jalan raya. Saya kira ini harus ditata. Ke depan akan kita lakukan penataan bersama" katanya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi 'Sentil' Tata Kota Karawang: Interchange Kumuh Jadi Sorotan
Di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat bukan tidak boleh ada PKL, tetapi pemerintah akan memberi ruang berjalan dengan penataan yang lebih rapi, katanya.
Ia mengajak agar jajaran Pemkab Karawang bersama pemerintah kecamatan hingga tingkat desa memperhatikan tata kota yang baik.
Sebab kini Karawang menjadi salah satu kekuatan ekonomi di wilayah utara Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Hadirkan THR Lebaran 2026 dalam Bentuk Emas, Ini 6 Cara Transfer di BRImo
-
Tetap Aman dan Nyaman Selama Lebaran 2026: BRI Sabrina WhatsApp 24 Jam Bantu Nasabah Lebih Cepat
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Mudik Seru ke Sukabumi! Anak Bisa Main Lego, Ayah Pijat Refleksi di Pos Penyu Gadobangkong
-
Gema Takbir Berbalut Protes: Wali Kota Sukabumi Disoraki Jemaah Muhammadiyah Usai Salat Id