-
Mayat driver taksi online (U, 57) ditemukan di Tol Jagorawi dengan luka lebam. Polisi fokus pada hilangnya mobil dan HP korban.
-
Hilangnya mobil dan HP korban menguatkan dugaan motif pembunuhan adalah perampokan. Barang-barang ini menjadi petunjuk kunci.
-
Kasat Reskrim Polres Bogor mengonfirmasi telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan dan kini sedang melakukan pengejaran cepat.
SuaraJabar.id - Kasus penemuan mayat seorang driver taksi online di pinggir Tol Jagorawi KM 30, Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin (10/11/2025), menunjukkan perkembangan signifikan.
Selain mengantongi identitas terduga pelaku, pihak kepolisian juga fokus pada hilangnya barang berharga milik korban, yang menjadi petunjuk kunci untuk mengungkap motif pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa hasil identifikasi dan autopsi sementara mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana serius.
"Diduga terdapat suatu dugaan peristiwa tindak pidana dan karenanya tim saat ini menyelidiki, kemudian kami akan berupaya untuk melakukan pengungkapan," ujar Anggi pada Rabu (13/11/2025).
Korban, seorang pria berinisial U (57), diketahui berprofesi sebagai driver taksi online. Saat ditemukan, jasadnya menunjukkan sejumlah luka lebam. Namun, yang lebih menonjol dalam penyelidikan adalah fakta bahwa mobil roda empat dan handphone (HP) milik korban tidak ditemukan di lokasi penemuan mayat.
"Berdasarkan kesaksian yang kami peroleh sejauh ini, (korban) berprofesi sebagai karyawan swasta, secara lebih rinci yang bersangkutan merupakan pengemudi taksi daring," ungkap Anggi.
"Memiliki gawai handphone yang saat kita cek di lapangan barang-barang tersebut tidak ada. Kemungkinan barang-barang tersebut diambil oleh terduga pelaku," tukasnya.
Hilangnya mobil dan handphone korban ini secara signifikan menguatkan dugaan bahwa motif di balik pembunuhan tersebut adalah perampokan. Barang-barang ini tidak hanya merupakan aset berharga, tetapi juga berpotensi menyimpan jejak digital yang bisa mengarah pada pelaku.
Kabar baiknya, Anggi mengaku pihaknya telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan tersebut. Tim penyidik kini sedang bergerak cepat untuk melakukan pengejaran.
Baca Juga: Kesaksian Mengerikan Saksi Penemuan Mayat Pria di Tol Jagorawi KM 30 Citeureup Bogor
"Mohon doanya, kita sedang melaksanakan pendalaman, kita laksanakan penyelidikan. Kalau berbicara identitas (pelaku) sudah kita kantongi dan sedang kita ikhtiar untuk melakukan pengejaran," pungkas Anggi.
Berita Terkait
-
Kesaksian Mengerikan Saksi Penemuan Mayat Pria di Tol Jagorawi KM 30 Citeureup Bogor
-
Identitas Terkuak! Polisi Dalami Kemungkinan Pembunuhan di Balik Penemuan Mayat Tangan Terikat
-
Mayat di Pinggir Tol Jagorawi: Tangan Terikat Lakban Coklat, Benarkah Korban Pembunuhan?
-
Wakil Kepala Toko Alfamart Jadi Otak Pembunuhan dan Pemerkosaan Karyawati
-
Pengkhianatan Terdalam, Bos Alfamart Heryanto Habisi Nyawa Karyawati Dina di Ruang Tamu Rumahnya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi