-
Polsek Citeureup menyelidiki penemuan mayat pria tak dikenal di pinggir Tol Jagorawi KM 30 setelah dilaporkan warga yang mengira korban tertidur.
-
Jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk pemeriksaan guna mengungkap identitas, penyebab kematian, dan memastikan ada tidaknya tanda kekerasan.
-
Korban ditemukan tergeletak dengan tangan terikat lakban cokelat. Polisi belum memastikan indikasi tindak pidana, ODGJ, atau penyebab kematian lainnya.
SuaraJabar.id - Sebuah penemuan mayat pria di pinggir Tol Jagorawi KM 30, tepatnya di daerah Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 10 November 2025 sore, menggemparkan warga sekitar dan menimbulkan tanda tanya mengenai penyebab kematiannya.
Jenazah tersebut kini telah dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta, untuk penyelidikan lebih lanjut dan videonya viral dimedia sosial.
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut setelah pihaknya menerima laporan dari warga.
"Tadi anggota kita langsung cek TKP, benar ada yang meninggal di sekitar pinggir Jalan Tol Jagorawi Kilometer 30," kata Kompol Eddy Santosa kepada wartawan.
Kronologi penemuan berawal dari kecurigaan warga yang melihat sesosok tubuh terbaring di pinggir tol, dikira sedang tertidur.
Namun, saat didekati, ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia. Warga segera melaporkannya kepada pihak kepolisian, yang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hingga kini, identitas jenazah tersebut masih belum diketahui dan dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
Informasi awal dari lokasi kejadian menunjukkan adanya kemungkinan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dalam sebuah video yang diterima awak media, mayat pria tersebut tampak seperti ada ikatan lakban berwarna coklat pada tangannya.
Mengenai adanya luka atau tanda kekerasan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan otopsi dari Rumah Sakit Polri Kramatjati.
Baca Juga: Jantung Pahlawan Hutan Berhenti Berdetak: Anggota Gakkum Kemenhut Wafat Saat Jalankan Tugas
"Nanti menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit," sambung Kompol Eddy.
Pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah kasus ini merupakan indikasi tindak pidana seperti pembunuhan, atau ada penyebab lain seperti korban merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), atau faktor lainnya.
Kepastiannya akan bergantung pada hasil investigasi medis dan pengembangan kasus lebih lanjut.
"Nanti kita lihat dulu, apakah ada indikasi ke sana (pembunuhan) atau memang ODGJ, atau hal lainnya. Kita tunggu hasil pemeriksaan," pungkas Kompol Eddy.
Berita Terkait
-
Jantung Pahlawan Hutan Berhenti Berdetak: Anggota Gakkum Kemenhut Wafat Saat Jalankan Tugas
-
Ada Apa di Balik Hutan Gunung Salak? TNI AD Ungkap Rahasia Ratusan Tenda Emas Ilegal
-
Joget Penuh Kemewahan! Viral Video Pesta Diduga Anggota PAN Ini Bikin Publik Geram
-
Gaji Tambang Cuma Rp80 Ribu Sehari? Dedi Mulyadi Beri Kompensasi 9 Juta
-
Viral Detik-Detik Polisi Kepung Simpang Bappenda! Puluhan Motor Balap Liar Kocar-Kacir di Cibinong
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
6 Fitur Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series yang Paling Berguna untuk Aktivitas Harian
-
Terorganisir! Polisi Ungkap Peran 13 Perusuh May Day Bandung: Ada Perencana Hingga Peracik Molotov
-
Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak II Bisa Digunakan Masyarakat Tahun 2027
-
Kabar Buruk Persib Bandung, Layvin Kurzawa Cedera Hamstring Usai Duel Lawan Persija