-
Mayat pria ditemukan di Tol Jagorawi KM 30, Citeureup, Bogor. Saksi menduga korban pembunuhan karena kondisi mengenaskan dengan luka dan lebam di wajah.
-
Kondisi mayat saat ditemukan terikat tali di kaki dan dilakban coklat di tangan. Posisi tangan menekuk, menguatkan dugaan kekerasan sebelum meninggal.
-
Warga menemukan mayat pada Senin sore (10/11/2025). Polsek Citeureup sedang mendalami kasus ini, dan jasad telah dibawa ke RS untuk autopsi.
SuaraJabar.id - Penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir Tol Jagorawi KM 30, Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin malam (10/11/2025) menyisakan kesaksian mengerikan dari warga yang pertama kali mendekat.
Dudi Darmawan (43), salah satu saksi, membeberkan detail kondisi korban yang menguatkan dugaan tindak pembunuhan saat ditemukan terkapar mengenaskan di pinggir Tol Jagorawi KM 30.
Dudi menceritakan, informasi awal penemuan mayat itu ia terima sekitar pukul 15.30 WIB dari tetangganya, Zaenal yang rumahnya lurus dengan lokasi kejadian.
"Awal informasinya pertama ada di sini namanya Pak Zaenal rumahnya itu pas banget lurusan orang ngeliat katanya ada mayat," kata Dudi kepada wartawan Selasa (11/11/2025).
Saat tiba di lokasi, mereka melihat ada anggota TNI dari Koramil yang biasa berjaga untuk sterilisasi jalan jelang kepulangan Presiden Prabowo.
Dudi kemudian meminta izin untuk melihat wajah korban, berharap mengenalinya. Namun, ia memastikan korban bukan warga sekitar. Kondisi mayat sangat mengejutkan.
"Posisi mayat itu posisi tidur telentang ke atas, jarak dari jalan itu sekitar 2 meter lah dari pagar tol," jelas Dudi.
Yang paling membuat Dudi yakin adanya tindakan kekerasan adalah detail luka dan kondisi tubuh korban yang terdapat luka di Wajah.
"Ada luka lebam di hidung keluar darah lah masih segar darahnya juga," kata Dudi.
Baca Juga: Identitas Terkuak! Polisi Dalami Kemungkinan Pembunuhan di Balik Penemuan Mayat Tangan Terikat
"Tangan itu dilakban, kaki diikat," ungkapnya. Lakban di tangan berwarna coklat, sedangkan kaki diikat dengan tali. Posisi jari tangan seperti orang stroke.
"Agak nekuk mungkin nahan sakit kali ya," duga Dudi.
"Mulut enggak ada hanya membengkak saja," tambah Dudi, merujuk pada kondisi mulut korban.
Sekitar pukul 15.30 WIB, warga sudah mulai ramai di lokasi, namun belum ada yang berani mendekat ke jasad. Sekitar pukul 16.00 WIB, Dudi bersama Zaenal baru berani mendekat setelah mendapat informasi awal. Saat itu, ada dua anggota Koramil dan satu orang dari Jasa Marga di lokasi.
Polsek Citeureup kini tengah mendalami kasus ini. Jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk autopsi guna mencari tahu penyebab pasti tewasnya korban dan mengonfirmasi dugaan-dugaan kekerasan yang terlihat.
Berita Terkait
-
Identitas Terkuak! Polisi Dalami Kemungkinan Pembunuhan di Balik Penemuan Mayat Tangan Terikat
-
Mayat di Pinggir Tol Jagorawi: Tangan Terikat Lakban Coklat, Benarkah Korban Pembunuhan?
-
Jantung Pahlawan Hutan Berhenti Berdetak: Anggota Gakkum Kemenhut Wafat Saat Jalankan Tugas
-
Ada Apa di Balik Hutan Gunung Salak? TNI AD Ungkap Rahasia Ratusan Tenda Emas Ilegal
-
Gaji Tambang Cuma Rp80 Ribu Sehari? Dedi Mulyadi Beri Kompensasi 9 Juta
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Siksa Kekasih Berulang Kali di Kosan Bandung, Taufik Hidayat Hanya Terancam 12 Tahun Penjara
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW